21 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Aceh Butuh Design Thinking?

...

  • portalsatu.com
  • 12 July 2019 20:30 WIB

Ikhwan Reza.
Ikhwan Reza.

ACEH, sering menjadi bahan berita kontroversial. Bukan tidak boleh kontroversial, selama itu berdampak positif kepada masyarakat sih tidak masalah.

Tetapi, sudahkah diukur dampak dari kebijakan-kebijakan yang selama ini berlaku? Apakah prioritasi problem (yang mau di solve) selama ini sudah tepat? Atau jangan-jangan "ide" kebijakan hanya karena "dirasa rasa" saja tanpa benar-benar mencari tahu apa sebenarnya akar permasalahan.

Sepertinya, Aceh butuh menerapkan Design Thinking, adalah proses creative problem-solving yang menggunakan unsur-unsur dari toolkit perancang seperti empati dengan basis user centered dan percobaan untuk mendapatkan solusi baru. 
Simpelnya, kita mencoba dengan tim yang kecil untuk menemukan permasalahan serta solusinya dengan cara sprint yang cepat dan lebih efisien. rata rata, ide ide solusi yang biasanya muncul setelah meeting berkali-kali akan keluar dalam hanya dua jam sprint. (Total proses biasanya 5 hari)

Yang menjadi konsen adalah user, dalam hal ini masyarakat. Apa sih sebenarnya masalah yang dihadapi masyarakat Aceh, dan bagaimana journey solusinya.

Prosesnya secara umum adalah:
- Emphatize
- Define
- Ideate
- prototype
- test

Bukan hanya bagi pemerintah, saran sy semua yang bagian dari organisasi masyarakat, mahasiswa dll juga belajar proses design thinking ini untuk pemecahan masalah.

Solusi yang dihadirkan oleh pejabat harus berangkat dari permasalahan real yang dirasakan masyarakat, jangan subjektif karena "pengen" saja. Daripada banyak uang dikucurkan tapi tak ada dampak apa apa. Karena memang tidak tepat sasaran.

Jika pejabat pejabat/anggota dewan Aceh/teman teman dari berbagai organisasi ke Jakarta, mari kita "kosongkan gelas" sejenak, jika memang berminat kami siap sharing dan praktekin metode ini, saya akan ajak yang jago jago design sprint, gak usah dibayar.

Tidak mesti dengan kami, mau diundang konsultan yang kece kece dan mahal tuk sharing dengan para "decision maker" Aceh juga ga masalah. Yang penting, harapan kami, masyarakat, pemerintah dan semuanya, punya eagerness to change. Semua karena rasa cinta untuk Aceh, jika metode ini dirasa efektif dan berdampak positif untuk penyelesaian problem di Aceh maka kami akan sangat senang.[]Sumber: Instagram/ikhwanreza

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.