18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


BPJS Kesehatan, Kepolisian & Jasa Raharja Bersinergi Tangani Laka Lantas

...

  • PORTALSATU
  • 05 December 2018 10:30 WIB

Foto: dok. BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh
Foto: dok. BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh

BANDA ACEH - BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh melakukan pertemuan dengan tema "Sinergi penjaminan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) bagi peserta JKN-KIS",  di Banda Aceh, Selasa (4/12). Hal ini untuk memperkuat koordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan dan penjaminan bagi korban kecelakaan.

Hadir pada pertemuan tersebut Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum (Subditgakkum)  Ditlantas Polda Aceh, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Aceh, Asisten Deputi Direksi Bidang Monitoring & Evaluasi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumut dan Aceh, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh serta Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan se Aceh, seluruh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres se-Aceh, dan semua direktur rumah sakit se-Aceh.

Kepala Subditgakkum Ditlantas Polda Aceh, Kompol Victor M. Jab, mengatakan telah dilaksanakannya perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam hal mekanisme penanganan kecelakaan lalu lintas, dan diketahui juga berdasarkan regulasi yang ada PT Jasa Raharja adalah penjamin pertama dan BPJS Kesehatan adalah penjamin kedua.

“Dengan adanya pertemuan ini diharapkan seluruh Kasat Lantas se-Aceh dapat bersinergi dengan BPJS Kesehatan, PT Jasa Raharja sehingga masyarakat dapat terlayani, tidak ada dirugikan, dan dapat disantuni serta dijamin kesehatannya,” kata M. Jab saat memberikan sambutan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Aceh, Abdul Fatah, berharap semua stakeholder dapat bersinergi dengan baik dalam penanganan Laka Lantas. “Saat ini baru RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh yang memiliki Tim Terpadu untuk mengurus segala administrasi dalam penjaminan Laka Lantas. Diharapkan juga dapat diikuti oleh rumah sakit lain di daerah,” ungkapnya.

Kepala Unit I Silaka Subditgakkum Ditlantas Polda Aceh, Iptu Cut Ali Yusuf dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa Unit Laka Lantas memberikan respons cepat (quick respon) terhadap Laka Lantas yang terjadi. “Saat terjadi Laka Lantas Unit Laka Lantas menerima laporan atau pengaduan, selanjutnya mendatangi TKP, menolong korban, kemudian melakukan olah TKP, barulah Laporan Polisi dibuat dan diberikan kepada PT Jasa Raharja maupun BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Direksi Bidang Monitoring & Evaluasi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumut dan Aceh, Sari Quratul Ainy, mengatakan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141 Tahun 2018, Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dengan Polri serta Surat Edaran Bersama antara BPJS Kesehatan dengan PT Jasa Raharja dalam penjaminan kecelakaan lalu lintas diwajibkannya mengurus atau membuat laporan polisi.

“Kami berharap komitmen dari bapak/ibu yang berhadir di sini untuk kita dapat memberikan kepastian penjaminan Laka Lantas kepada masyarakat dan terutama kepada rumah sakit yang telah memberikan pelayanan kesehatan,” harapnya.

Ia menyampaikan, paling lambat minggu depan, BPJS Kesehatan bersama PT Jasa Raharja dan Kasat Lantas masing-masing kabupaten/kota di Aceh akan melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat terkait kepastian penjaminan korban laka lantas.[](*)
 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.