22 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dengan JKN-KIS Tidak Ragu Lagi Berobat

...

  • PORTALSATU
  • 02 January 2019 13:30 WIB

BANDA ACEH - Malahayati (41), warga Desa Lampaseh Aceh Kota Banda Aceh harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh karena didiagnosa menderita Tortikolis Spasmodik yaitu kejang mulai dari otot mata sampai otot leher.

“Awalnya saya sakit kepala selama dua hari sampai tidak dapat beraktifitas dan hanya bisa berbaring, kemudian pada malam harinya tiba-tiba merasakan nyeri dan tegang di leher sampai tidak dapat menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan, saya pikir apakah darah tinggi atau darah rendah tapi tidak mungkin dibiarkan karena faktor umur juga akhirnya saya langsung ke IGD RSUD Meuraxa,” ungkapnya saat menceritakan awal mula sakit yang dideritanya.

Malahayati yang berprofesi sebagai Guru Bahasa Inggris di SMKN Lhoknga Aceh Besar ini menceritakan pada saat dirinya ke IGD, dokter mengharuskan ia untuk dirawat inap agar mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lengkap karena jika dibiarkan akan berakibat fatal.

Lanjutnya, selama dirinya dirawat di RSUD Meuraxa ia mendapatkan pelayanan yang memuaskan dan cepat dari paramedis baik itu oleh dokter maupun perawat.

“Pada saat saya akan ke ruang fisioterapi dari ruang perawatan, saya dibawa dengan menggunakan kursi roda padahal saya sanggup dan kuat untuk berjalan sendiri tanpa menggunakan kursi roda, dari sini saya melihat bahwa paramedis disini tetap mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasiennya,” kata ibu satu putra ini.

Hal lain menurutnya yang membuat ia juga semangat untuk sembuh seperti dokter spesialis saraf yang selalu rutin visit dan perawat yang selalu cepat saat dibutuhkan serta rutin untuk memberinya obat baik itu melalui infus maupun obat yang harus diminumnya, termasuk juga kebersihan dilingkungan rumah sakit yang selalu terjaga

“Saya puas dengan pelayanan yang diberikan oleh paramedis di RSUD Meuraxa sehingga setelah beberapa hari saya dirawat dan menjalani fisioterapi, saat ini tegang dan nyeri dileher saya sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Terakhir ia menyampaikan rasa syukurnya dengan adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ia merasa tidak ragu lagi untuk berobat karena ketiadaan biaya dan juga saat ini menjadi mudah untuk mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan pada saat sakit.[](adv)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.