19 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Erdogan Tolak Investasi Besar Perusahaan Rokok

...

  • PORTALSATU
  • 29 November 2018 23:59 WIB

 ISTANBUL - Saat menyampaikan kata sambutan dalam sebuah acara di Istanbul yang diselenggarakan oleh Bulan Sabit Hijau (26/11), Presiden Erdogan bercerita bahwa perusahaan rokok mendekati pemerintah untuk menawarkan investasi besar-besaran di Turki.

Sebagaimana dilansir dari Daily Sabah (27/11), Erdogan mengatakan bahwa “Mereka datang dan masih datang ke sini, menjanjikan investasi. Mereka mengatakan bahwa mereka akan menginvestasikan 500 juta USD atau 1 miliar USD. Tetapi kami menawarkan mereka alternatif. Kami meminta mereka untuk mengekspor apa yang mereka produksi di sini, daripada menjual di Turki. Maukah Anda melakukan itu, kami bertanya. Tetapi mereka meminta setidaknya 10 persen dari produk mereka dikonsumsi di dalam negeri (Turki). Maka niat mereka yang sebenarnya menjadi jelas,” kata Erdogan.

Erdogan mencurigai bahwa perusahaan-perusahaan itu ingin mengubah para pemuda menjadi pecandu.

“Kami tidak akan membiarkan ini terjadi,” kata presiden.

Dia menambahkan bahwa perang melawan zat adiktif juga “pertarungan untuk menguras pendapatan kelompok teroris.”

“Bukan suatu kebetulan bahwa pendapatan terbesar bagi organisasi teroris berasal dari perdagangan narkoba, penyelundupan alkohol dan produk tembakau,” kata presiden.

“Kecanduan dan teror mirip satu sama lain. Rawa (sumber) harus dikeringkan untuk pertarungan efektif melawan keduanya. Oleh karena itu, perjuangan melawan produk-produk adiktif juga merupakan perjuangan untuk mengeringkan sumber-sumber terorisme,” tambah Erdogan.

“Tentunya tindakan kriminal, program rehabilitasi sosial, layanan perawatan penting dan harus dilakukan sebaik mungkin. Namun, yang terpenting adalah menghilangkan iklim mendasar yang memungkinkan kebiasaan buruk berakar. Dan itu hanya dapat dilakukan melalui pendidikan, budaya dan menyampaikan nilai-nilai peradaban kita kepada generasi baru dan seluruh masyarakat dengan cara terbaik,” kata Presiden Erdogan.

Turki telah mencapai keberhasilan dalam skala global dalam perang melawan produk tembakau, Presiden Erdo?an mencatat bahwa Turki sekarang melakukan program serupa dalam perang melawan narkoba dan alkohol, dan berkata: “Kami memperkuat keamanan fisik sekolah kami, target utama pengedar narkoba, dengan bantuan personil dan teknologi. Selain itu, kami sedang mengembangkan program untuk meningkatkan kesadaran di antara semua pihak terkait, termasuk administrator kami, guru dan siswa. Kami juga melakukan perjuangan tanpa henti melawan penjahat.'

“Kami bertindak tanpa kompromi terhadap pengedar narkoba yang mencuri kesehatan anak-anak kami seperti yang kami lakukan terhadap organisasi teroris yang mengirim orang muda ke kematian. Di mata kami, tidak ada perbedaan antara memberikan senjata kepada orang muda dan memberikan mereka obat-obatan. Hari ini, Turki adalah salah satu negara, yang memberlakukan hukuman terberat terhadap perdagangan narkoba,” kata Presiden Erdogan.

Presiden telah berada di belakang kampanye besar anti-rokok sejak masa jabatannya sebagai perdana menteri dan mengantar era baru tanpa merokok di tempat umum dengan larangan luas penggunaan tembakau di restoran, kafe dan tempat serupa pada tahun 2009.[] Sumber: turkinesia

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.