23 January 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kisah Seorang Petani yang Membuat Nabi Sulaiman Menangis

...

  • PORTALSATU
  • 12 January 2018 22:30 WIB

Foto: Ilustrasi. @Istimewa
Foto: Ilustrasi. @Istimewa

Nabi Sulaiman adalah anak dari Nabi Daud As. Allah Swt mengangkatnya sebagai Nabi dan Rasul. Setelah Sulaiman cukup umur dan ayahandanya wafat, Sulaiman diangkat menjadi raja. Ia berkuasa tidak hanya untuk manusia, tapi juga untuk binatang dan makhluk halus seperti jin dan lain-lain.

Nabi Sulaiman dianugerahkan oeh Allah Swt kebijaksanaan sejak remaja. Ia memiliki berbagai keistimewaan, termasuk mampu berbicara dan memahami bahasa hewan.

Sebagaimana kita ketahui, hewan, tumbuhan, jin, angin, dan air, ditundukkan sehingga taatlah kesemuanya pada Nabi Sulaiman As.

"Dan sesungguhnya Kami telah memberikan ilmu kepada Daud dan Sulaiman dan keduanya mengucapkan; segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dan banyak hambanya yang beriman, dan Sulaiman telah mewarisi Daud dan dia berkata; Wahai manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya semua ini benar-benar satu anugerah yang nyata." (QS. An-Naml: 15-16)

Walaupun banyak dianugerahi harta dan kepandaian, Nabi Sulaiman pernah menangis setelah bertanya kepada petani. Petani tersebut menjawab pertanyaan Nabi Sulaiman dan mengenai hatinya.

Ketika ia sedang melihat kerajaannya dari atas langit maka Jibril alaihi shallatu wa sallam mendatangi Nabi Sulaiman As dan berkata, "Wahai Sulaiman, kau lihat petani yang sedang bekerja di tengah ladang itu, tanyalah ia".

Maka Nabi Sulaiman diturunkan dan bertanya, "Wahai petani apa yang ada di hatimu sampai Jibril datang kepadaku memerintahkan untuk bertanya kepadamu apa yang ada di hatimu?"

Petani itu berkata, "Wahai Sulaiman, aku bersyukur kepada Allah atas kenikmatan yang diberikan kepadaku seluas-luasnya".

Nabi Sulaiman berkata, "Wahai petani kenikmatan seluas- luasnya seperti apa? Kau bekerja dari pagi hingga sore dan kau hanya mendapatkan makanan untuk hari esok dan hari esok lagi kau tidak mempunyai makanan kecuali dengan bekerja lagi, apa yang kau sebut keluasan dan kenikmatan sehingga kau bersyukur kepada Allah? Ceritakan kepadaku kenikmatan yang datang padamu?"

Petani itu berkata, "Wahai Sulaiman, aku gembira karena hisabku, perhitungan nikmatku, sedikit, apa yang akan dihisab (dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah) dari kenikmatanku? Cuma alat tani, istri dan anakku, cuma itu saja yang dipertanyakan oleh Allah dan yang harus aku pertanggungjawabkan. Tapi engkau Sulaiman, kau bertanggung jawab mempunyai hak dan kewajiban pada semua hewan, jin, tumbuhan dan seluruh apa yang ditundukkan Allah untukmu".

Maka sujudlah Nabi Sulaiman menangis kepada Allah Swt, "Rabbiy beri aku kemudahan dalam pertanggungjawabanku".

Bergetar Nabi Sulaiman ketika dikatakan, "Kau akan bertanggung jawab akan kewajibanmu atas hewan, tumbuhan, jin, angin dan semua yang ditundukkan oleh Allah untukmu".

Demikianlah, mudah-mudahan kita bisa mengambil pelajaran dari kisah tersebut. Semoga, semua yang kita miliki, bisa kita pertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah Swt. Aamiin.[] Sumber: bacaanmadani

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.