14 December 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Presiden Venezuela Maduro Umumkan Penerbitan Petro Cryptocurrency

...

  • portalsatu.com
  • 05 December 2017 08:00 WIB

Presiden Venezuela Nicolas Maduro. @AFP
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. @AFP

PRESIDEN Venezuela, Nicholas Maduro mengumumkan telah menerbitkan cryptocurrency baru yakni Petro. Hal tersebut dilakukan oleh Maduro untuk mengatasi krisis ekonomi yang sedang melanda Venezuela saat ini. 

Selain itu, Maduro mengatakan bahwa petro akan didukung oleh minyak, gas, emas dan berlian yang terdapat di venezuela. Akan tetapi, perekonomian Venezuela sendiri terpukul karena turunnya pendapatan dari penjualan minyak dan anjloknya nilai tukar mata uang bolivar serta ditambah lagi dengan sanksi yang diberikan AS sebagai gambaran blokade.

Menurut Maduro, mata uang virtual yang diluncurkannya akan memungkinkan Venezuela maju dalam masalah kedaulatan moneter, dan untuk melakukan transaksi keuangan serta mengatasi blokade keuangan. Namun, ia tidak memberikan penjelasan mengenai kapan akan diterbitkannya mata uang virtual baru tersebut.

Langkah ini seiringan dengan melonjaknya permintaan global terhadap salah satu jenis mata uang virtual, yakni bitcoin. 

Baru – baru ini, seorang regulator AS mengatakan bahwa akan memperbolehkan perdagangan dua arah transaksi kedalam kontrak finansial Bitcoin, meskipun mata uang digital terbukti tidak stabil. 

Di sisi lain, Venezuela memiliki utang sekitar USD 140 miliar kepada kreditur asing dan ekonom menilai Maduro ingin mencoba membayar utang tersebut dengan Petros seiring upayanya untuk merestrukturisasi utang negara tersebut.

Akan tetapi, bagaimanapun langkah yang diambil Maduro, anggota parlemen oposisi tetap mencemooh rencana tersebut. Sejumlah anggota parlemen oposisi menegaskan bahwa penggunaan mata uang yang diusulkan harus memerlukan dukungan Kongres, dan beberapa pihak pun meragukan hal itu akan terjadi.

Anggota parlemen oposisi dan ekonom Angel Alvarado mengatakan bahwa Maduro sudah menjadi badut, dan hal ini tidak kredibilitas. Secara historis, Venezuela mengandalkan kekayaan minyaknya untuk mendukung perekonomian. Namun, penurunan harga minyak telah menyebabkan negara tersebut mengalami krisis ekonomi dan politik.

Ditengah krisis ekonomi dan politik di Venezuela, AS dan Uni Eropa telah memberlakukan sanksi kepada negara ini, dengan alasan kebijakan represif oleh pemerintah. 

Sementara di bulan lalu, Rusia setuju untuk merestrukturisasi sekitar USD 3,15 miliar atas hutang yang harus dibayar oleh Venezuela. Kesepakatan tersebut memungkinkan Venezuela untuk melakukan pembayaran minimal atas kewajiban Rusia selama enam tahun ke depan.[]Sumber:inforexnews

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.