18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Turki Perintahkan Tangkap Kepala Intelijen dan Penasehat Kerajaan Saudi

...

  • portalsatu.com
  • 06 December 2018 16:30 WIB

ISTANBUL - Pengadilan Turki mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk mantan Wakil Kepala Intelijen Asing Saudi Jenderal Ahmed Asiri dan Penasihat Pengadilan Kerajaan Saud Al-Qahtani atas peran mereka dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Sebelumnya, pada hari Rabu Reuters melaporkan bahwa Kepala Kantor Kejaksaan Istanbul telah mengajukan surat perintah penangkapan ke pengadilan untuk Asiri dan al-Qahtani, dua tokoh dekat dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Kejaksaan percaya ada kecurigaan kuat bahwa mereka berada di antara perencana pembunuhan, menurut dua pejabat senior Turki.

“Langkah jaksa penuntut untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Asiri dan al-Qahtani mencerminkan pandangan bahwa pemerintah Saudi tidak akan mengambil tindakan formal terhadap orang-orang itu,” kata salah seorang pejabat Turki.

Khashoggi terbunuh di konsulat kerajaan di Turki pada 2 Oktober oleh sebuah tim beranggotakan 15 orang yang terdiri dari petugas Saudi yang tiba di Turki. Untuk menghilangkan jejak, tubuh Khashoggi dimutilasi. Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.

Arab Saudi mengatakan pangeran sebelumnya tidak mengetahuitentang pembunuhan itu. Setelah memberikan banyak penjelasan yang kontradiktif, Riyadh kemudian mengatakan Khashoggi telah terbunuh dan tubuhnya dipotong ketika negosiasi untuk membujuknya kembali ke Arab Saudi gagal.

Otoritas Saudi meluncurkan penyelidikan terhadap 21 orang termasuk Asiri dan al-Qahtani atas pembunuhan itu, menahan beberapa tersangka dan menuntut hukuman mati atas lima pelaku.

Asiri dan al-Qahtani dipecat dari posisi mereka, menurut pernyataan yang dirilis pada 20 Oktober.

Turki berusaha untuk melakukan ekstradisi 18 tersangka, termasuk 15 anggota skuad pembunuhan.

Para pejabat Turki telah berulang kali menawarkan persidangan atas pelaku  untuk diadakan di Turki, di mana kejahatan itu dilakukan. Pihak berwenang Saudi telah menolak permintaan Turki dan mengatakan para tersangka akan diadili di kerajaan.

Dengan keputusan pengadilan, Turki sekarang dapat mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional bagi para tersangka untuk ditahan di mana pun di dunia.

Menanggapi pertanyaan pada konferensi pers di Brussels pada hari Rabu tentang penyelidikan, Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Cavusoglu mengatakan bahwa penyelidikan berlanjut dan Turki bertekad untuk mencari kebenaran sampai akhir. “Jika ada hambatan, kami tidak akan ragu untuk mengajukan penyelidikan internasional,” kata Cavusoglu.

“Kami meminta informasi tentang penyelidikan di Arab Saudi tetapi tidak bisa mendapatkannya. Kami berbagi informasi tetapi Arab Saudi juga harus transparan. Sebaliknya, kami melihat pernyataan yang bertentangan. Di sisi lain, tubuh [Khashoggi] masih hilang,” kata Cavusoglu.[]Sumber: turkinesia/dailysabah

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.