23 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Aksi Hari Tani: Ini Kata Mahasiswa Usai 'Petisi' Diteken Wakil Ketua DPRK

...

  • PORTALSATU
  • 24 September 2018 19:20 WIB

@istimewa
@istimewa

LHOKSEUMAWE - Para mahasiswa yang menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional ke-58 di Gedung DPRK Aceh Utara, akhirnya diterima Wakil Ketua DPRK, Mulyadi CH., Senin, 24 September 2018. 

Namun, para mahasiwa mengaku kecewa karena Ketua DPRK tidak menjumpai mereka yang sudah menunggu dua jam untuk disampaikan sejumlah tuntutan.

Setelah aksi jeda sementara karena tiba waktu salat Zuhur, para mahasiswa kembali ke Gedung DPRK, sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka kemudian diterima Wakil Ketua I DPRK, Mulyadi CH.

"Akhirnya mencapai kesepakatan dari legislatif untuk dipelajari (tuntutan mahasiswa), dan petisi kami ditandatangani Pak Mulyadi CH. Kami akan terus melakukan pengawalan terhadap tindak lanjut dari tuntutan dalam petisi itu," kata Musliadi Salidan, penanggung jawab aksi.

Musliadi menyebutkan, tuntutan pihaknya mendesak pemerintah untuk evaluasi distribusi pupuk subsidi supaya tepat sasaran, prioritaskan BBM subsidi kepada nelayan, evaluasi Amdal galian C yang tidak sesuai SOP, tindak tegas galian C ilegal, dan menuntut transparansi PAD yang bersumber dari galian C.

Diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa menggelar aksi memperingati Hari Tani Nasional ke-58 di Lhokseumawe, Senin, 24 September 2018. Aksi damai itu kemudian memanas ketika mahasiswa yang memaksa masuk ke dalam Gedung DPRK Aceh Utara di Lhokseumawe terlibat saling dorong dengan petugas.(Baca: Aksi Hari Tani: Mahasiswa dan Petugas Saling Dorong di DPRK Aceh Utara)[]

Laporan Rizkita, pelajar Basri Daham Journalism Institute (BJI) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe, yang sedang tugas magang di portalsatu.com.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.