19 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


BNN Musnahkan 15 Ton Ganja Basah di Aceh Besar

...

  • PORTALSATU
  • 03 May 2019 17:30 WIB

Foto: Khairul Anwar
Foto: Khairul Anwar

JANTHO - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan empat hektare lebih ladang ganja siap panen di dua lokasi di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

"Ini merupakan kali ketiga BNN melakukan pemusnahan ladang ganja sepanjang tahun 2019 dengan total ladang yang berhasil ditemukan 4,5 hektare," kata Direktur Narkotika Alami Deputi Pemberantasan BNN, Drs. Victor J. Lassut, M.M., Jumat, 3 Mei 2019.

Dia menjelaskan, tim BNN berhasil mengidentifikasi keberadaan dua titik ladang ganja pada ketinggian 235 MDPL dan 205 MDPL di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Satu titik berada pada koordinat 5.496927º 95.490552º dengan luas ladang 6.800 m2. Sedangkan satu titik lagi seluas 8.200 m2 pada koordinat 5.494171º 95.489812.

"Ketinggian pohon ganja yang berhasil ditemukan variatif mulai dari 30 cm sampai 340 cm dengan tingkat kerapatan tanaman sekitar 1 hingga 4 batang ganja permeter persegi," ujarnya.

Total tanaman ganja yang berhasil dibabat tim BNN sebanyak 60.000 batang. Setiap satu batang ganja dapat menghasilkan ganja basah dengan berat mencapai 253 gram, sehingga total ganja basah yang berhasil dimusnahkan diperkirakan sebanyak 15 ton.

"Terungkapnya kasus penanaman ganja ini didapat dari kegiatan penyelidikan yang dilakukan Tim BNN. Dibutuhkan waktu selama satu minggu untuk bisa mengungkap kasus penanaman ganja tersebut," paparnya. 

Disamping itu, kata Victor J. Lassut, tim gabungan melakukan penelusuran melibatkan sebanyak 107 personel dikerahkan. Butuh waktu sekitar 2 jam dari Kota Banda Aceh untuk tiba di titik pendakian. 

"Medan yang cukup berat harus dilalui dengan jarak tempuh sekitar dua jam berjalan kaki untuk menuju lokasi itu," ungkpnya. 

Pemusnahan ini buah kerja sama antara BNN dengan TNI, Polri, dan beberapa unsur masyarakat, salah satunya akademisi dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. 

“Atas nama Badan Narkotika Nasional, saya ucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, kepolisian serta unsur masyarakat atas sinergitas yang telah terjalin dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Victor.

BNN berharap dengan dilakukannya pemusnahan ladang ganja ini, masyarakat Aceh semakin peduli bahwa hingga saat ini penanaman dan peredaran gelap ganja dilarang di Indonesia, sesuai dengan Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.[]

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.