24 February 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pengaruh Internet Terhadap Remaja Menurut Guru Dayah

...

  • Helmi Abu Bakar El-Langkawi
  • 03 January 2017 08:05 WIB

Tgk. Faisal Pidie@Helmi Abu Bakar El-Langkawi
Tgk. Faisal Pidie@Helmi Abu Bakar El-Langkawi

DEWASA ini internet di pandang hal yang utama dan primerĀ  bagi sebgaian pemuda pada umumnya. Bagaimana tidak segala sesuatu kepentingan dalam kehidupan sehari-hari kita sudah mengandalkan media baik itu media sosial maupun media lainnya.

Salah seorang tokoh muda agamawan asal Pidie, Teungku Faisal, Senin, 2/1/2017, mengatakan, generasi muda saat ini sudah sangat terikat dengan internet, keseharian dalam kehidupan tidak dapat di pisahkan dengan dunia internet.

Ia menuturkan internet kini sudah sudah menjadi kontribusi dalam kehidupannya dan berfungsi sebagai kebutuhan "primer".

"Generasi muda terutama para remaja kini baik itu yang masih dalam pendidikan maupun pengangguran sudah mampu memanfaatkan internet. Hanya saja bagaimana media itu diarahkan kepada hal positif dan peluang menambah income dalam kehidupan sehari-hari," kata Faisal yang juga dewan guru Dayah RIMU Tanjongan, Samalanga itu.

Teungku Faisal menyebutkan, kini semua tidak terlepas dengan internetan dan online. Hal ini sangat positif dalam perkembangan di era globalisasi ini.

Namun, katanya, ada juga sebagain kalangan masyarakat atau orang-orang tua yang hidup di perkampungan, berasumsi dunia internet identik dengan hal-hal yang berbau negatif.

"Sehingga dengan asumsi tersebut mereka para orang tua khususnya melarang anaknya untuk mengakses internet. Hal ini juga sangat beralasan dengan tidak membuka peluang akses hal yang kurang baik terlebih terhadap generasi penerus," sambung sosok muda, kandidat master IAIN Malikussaleh Lhokseumawe ini.

Ia menyayangkan adanya sebagian pemuda yang terjerumus ke dalam judi online, pornografi, prosititusi dan lainnya. Padahal menurutnya, kalau mereka aktif dan giat menulis mampu menghasilkan uang dan berfungsi sebagai media dakwah.

Internet itu laksana pisau bermata dua dan sangat disayangkan bila anak-anak masih dalam masa pendidikan di sekolah terjerumus dan lalai bermain game online bahkan membuka semacam situs pornografi dan lainnya," kata Teungku Faisal.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2015 - 2017 All Rights Reserved.