26 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Raih Doktor, Ini Kata Tgk. Saiful Bahri Soal Keberadaan Dayah di Aceh

...

  • Helmi Abu Bakar El-Langkawi
  • 10 February 2018 12:00 WIB

@istimewa
@istimewa

SAMALANGA – Dekan Fakultas Dakwah IAI Al-Aziziyah, Samalanga, Bireuen, Tgk. Saiful Bahri Sampoeniet, meraih gelar Doktor Komunikasi Islam. Tgk. Saiful Bahri berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang promosi doktor UIN Sumatera Utara berjudul "Analisis Peran Publik Relations dalam Membangun Citra Dayah Salafi  Ma`hadal Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Mesjid Raya, Samalanga", Jumat, 9 Februari 2018.

"Alhamdulillah, berkat doa dan bantuan dari orang tua, keluarga dan guru serta semuanya, akhirnya perjuangan meraih strata tiga berhasil diraih hari ini dalam sidang promosi doktor yang dilaksanakan di Kampus Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara," kata Tgk. Saiful Bahri melalui stafnya, Tgk. Iswadi Arsyad, M.Sos, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (kemarin).

Tgk. Iswadi menyebutkan, sidang promosi doktor Tgk. Saiful Bahri dipimpin Prof. Dr. Syukur Kholil, M.A., yang juga Direktur Pascasarjana UIN Sumatera Utara, dihadiri mantan Bupati Bireuen, Ruslan, Rektor IAI Al-Aziziyah, Samalanga, Tgk. Dr. Muntasir A. Kadir, M.A., dan sivitas akademika Institut Agama Islam (IAI) Al Aziziyah, Samalanga.

"Tgk. Saiful Bahri berhasil meraih gelar doktor dengan waktu studi hanya dua tahun setengah, yang merupakan lulusan tercepat yang dimiliki IAI Al-Aziziyah, Samalanga. Bahkan, meraih nilai tertinggi di antara doktor yang sidang promosinya satu angkatan dengan beliau," kata guru senior Dayah MUDI Mesjid Raya itu.

Dalam penelitiannya, Tgk. Saiful Bahri yang juga alumni Dayah MUDI Mesjid Raya, Samalanga, melihat bagaimana peranan dayah tersebut membangun citra positif pendidikan di dayah saat derasnya arus globalisasi yang mendiskreditkan keberadaan dayah dalam masyarakat Aceh. 

"Tgk. Saiful berharap keberadaan dayah di Aceh harus terus dipertahankan, karena keberadaan dayah masih menjadi kebutuhan masyarakat Aceh dalam menata kehidupan beragama dan sosial kemasyarakatan. Diharapkan juga dari penelitian ini akan lebih terbuka pemikiran masyarakat serta pemangku kepentingan di Aceh, bagaimana peran dayah itu harus terus dipertahankan,” ujar Tgk. Iswadi, yang juga guru senior Dayah Jami'ah Al-Aziziyah, Samalanga.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.