21 June 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


RTA Lhoksukon Salurkan Santunan Untuk Kaum Duafa dan Anak Yatim

...

  • PORTALSATU
  • 11 June 2018 13:40 WIB

@RTA Lhoksukon
@RTA Lhoksukon

LHOKSUKON - Koordinator Rabithah Thaliban Aceh (RTA) Kecamatan Lhoksukon menyalurkan santunan bagi kaum duafa dan anak yatim di 14 gampong dalam kecamatan setempat selama Ramadhan 1439 H.

Koordinator RTA Lhoksukon, Tgk. Maksalmina Hasan, Senin, 11 Juni 2018,  mengatakan, dana santunan yang disalurkan tersebut bersumber dari santri dan masyarakat. Pengumpulan dana dilakukan melalui dua cara, diserahkan secara langsung dan ditransfer ke rekening koordinator Lhoksukon.

Tgk. Maksalmina menjelaskan, sebelum dana santunan yang bersumber dari santri dan masyarakat tersebut disalurkan, terlebih dulu dilakukan survei untuk calon penerima selama dua minggu di 75 gampong dalam Kecamatan Lhoksukon. Setelah mendapat informasi dan data, pengurus RTA membuat daftar penerima prioritas sesuai dana tersedia. 

"Alhamdulillah Ramadhan kali ini RTA Kecamatan Lhoksukon telah menyerahkan santunan kepada 30 KK dengan jumlah 200.000 per KK. Harapan kami, ke depan kita dapat menyantuni lebih banyak lagi," kata Tgk. Maksalmina.

Ketua RTA Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Fatahillah, M.Ag., mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan program-program kegiatan bersifat sosial keagamaan sesuai potensi dan peluang meskipun terkesan sederhana. “Sebagaimana kaedah ‘Ma La Yudraku Kulluh La Yutraku Kulluh’ (Sesuatu yang tidak mampu dilaksanakan secara menyeluruh, jangan ditinggalkan keseluruhannya)," ujar Tgk. Fatahillah.

Contoh kegiatan sosial lainnya yang dimaksud dalam bulan Ramadhan ini adalah Qiyam Ramadhan di enam masjid di wilayah pedalaman Lhoksukon Aceh Utara yang dikoordinir Tgk. Fatahillah.

Sekretaris RTA Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Andi Saputra, S.HI., berharap RTA Aceh Utara dapat berinovasi dan berani menerima tantangan dalam melaksanakan kegiatannya. RTA Aceh Utara juga harus pro-aktif terlibat dalam isu sosial kemasyarakatan lainnya sebagai bagian yang tidak terlepas dari masyarakat Aceh Utara. RTA harus peka termasuk isu kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

"Tentu saja semua hal yang dicita ini butuh proses. Intinya RTA sebagai organisasi santri juga harus mampu menjawab dan mendampingi masyarakat layaknya teungku dan murid. Insya Allah," ujar Tgk. Andi.[]

Penulis/pengirim: Abel Pasai

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.