14 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Badan Kesbangpol Aceh Adakan Diskusi ‘Menjaga Persatuan dan Kesatuan Menjelang Pemilu 2019’ di Bireuen

...

  • portalsatu.com
  • 28 February 2019 23:20 WIB

Foto: dok. Badan Kesbangpol Aceh
Foto: dok. Badan Kesbangpol Aceh

BIREUEN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh mengadakan kegiatan  diskusi isu-isu aktual (FGD) “Menjaga Persatuan dan Kesatuan Menjelang Tahun Politik 2019 (Pileg dan Pilpres atau Pemilu 2019)” di Kabupaten Bireuen, 28 Februari 2019. FGD berlangsung di Ruwais Kupi, Bireuen, itu diikuti 20 orang terdiri dari perwakilan Ormas dan kelompok-kelompok strategis lainnya, dan tampil sebagai pemateri/narasumber, Desi Safnita, M.Sos.

Panitia pelaksana kegiatan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut mendukung terlaksananya FGD ini. Panitia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, bahwa kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat merupakan bagian dari hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam Negara kesatua Republik Indonesia yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam menjalankan hak dan kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat, setiap orang wajib menghormati hak asasi dan kebebasan orang lain dalam rangka tertib hukum serta menciptakan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sebagai wadah dalam menjalankan hak dan kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat, organisasi kemasyarakatan berpartisipasi dalam pembangunan untuk mewujudkan tujuan nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Organisasi kemasyarakatan yang selanjutnya disebut ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan dalam kepentingan, kegiatan dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Ormas bertujuan untuk meningkatkan partispasi dan keberdayaan masyarakat. memberikan pelayanan kepada masyarakat. menjaga nilai agama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa. melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika dan budaya yang hidup dalam masyarakat. Melestarikan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Mengembangkan kesetiakawanan sosial gotong royong dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Menjaga, memelihara dan memperkuat persatan dan kesatuan bangsa.

Ormas berfungsi menjadi penyalur kegiatan sesuai dengan kepentingan anggota dan atautujuan organisasi. Menyalurkan aspirasi masyarakat, melakukan pemberdayaan masyarakat. Menjaga pertispasi masyarakat untuk memelihara, menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Memelihara dan melesatarikan norma, nilai, dan etika dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Adapun dasar pelaksanaan kegiatan itu ialah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu); Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan; Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh; Qanun Aceh Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Aceh; Qanun Aceh Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Aceh; Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2019.

Menurut panitia, maksud pelaksanaan kegiatan FGD “Menjaga Persatuan dan Kesatuan Menjelang Tahun Politik 2019 (Pileg dan Pilpres)” antara lain: menjaga ketentraman dalam menyambut tahun Politik 2019, menyamakan persepsi sesama ormas untuk saling menghargai sesama, sehingga tidak terbentur dengan kelompok-kelompok yang memiliki pandangan berbeda di dalam masyarakat.

Sedangkan tujuan dilaksanakan kegiatan yakni mengoptimalkan peran ormas selaku mitra Pemerintah, mencari solusi dari semua permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, mendiskusikan permasalahan yang sering timbul menjelang Pileg dan Pilpres dalam kehidupan masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi, menurut panitia, pelaksanaan kegiatan diskusi isu-isu aktual (FGD) “Menjaga Persatuan dan Kesatuan Menjelang Tahun Politik 2019 (Pileg dan Pilpres)” telah diselenggarakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari keseriusan dan semangat penuh dari para peserta yang hadir dan mengikuti acara sampai selesai sesuai dengan jadwal.

Para peserta yang hadir sangat antusias mengikuti penyampaian oleh narasumber, mengajukan pertanyaaan, memberikan saran dan banyak masukan mengenai langkah-langkah agar terwujudnya ketentraman dalam menyambut tahun Politik 2019. Menyamakan Persepsi sesama ormas untuk saling menghargai sesama, sehingga tidak terbentur dengan kelompok-kelompok yang memiliki pandangan berbeda di dalam masyarakat.[](adv)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.