13 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


MER-C Indonesia dan Relawan Al-Fatah Bantu Korban Bencana Lombok

...

  • PORTALSATU
  • 31 August 2018 09:32 WIB

Edukasi Managemen Bencana dan Kesehatan Reproduksi Oleh Relawan AL-FATAH dan MER-C Indonesia @ist
Edukasi Managemen Bencana dan Kesehatan Reproduksi Oleh Relawan AL-FATAH dan MER-C Indonesia @ist

LOMBOK - SMP Negeri 3 Kayangan merupakan salah satu sekolah yang rusak parah akibat gempa lombok 7 SR. Kondisi bangunan sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar bahkan harus segera dirobohkan karena membahayakan orang yang berada disekitarnya. 

Pada Selasa 28 Agustus 2018, relawan Al-Fatah membangun sekolah darurat super sederhana dengan memanfaatkan puing-puing bangunan yang masih bisa dimanfaatkan seperti kayu, digunakan sebagai tiang penyangga sekolah darurat yang beratapkan terpal. 

Di atas sekolah darurat inilah guru dan relawan berusaha merintis kembali aktifitas akademik di SMP Negeri 3 Kayangan yang sudah hampir satu bulan nihil aktivitas belajar mengajar. 

Meskipun dengan kondisi seadanya guru-guru bersemangat memulai kegiatan belajar mengajar, dengan memastikan presensi siswa, siapa saja yang hadir dan belum hadir, dengan harapan yang masih absen besok bisa diajak untuk hadir meskipun kegiatan belajar mengajar belum bisa dilakukan secara maksimal.

Di area SMP 3 Kayangan inilah, lokasi RS Lapangan MER-C Indonesia dan Tenda Relawan AL-FATAH berdiri untuk memberikan bantuan kepada masyarakat korban bencana gempa Lombok.

"Sehingga menuntut kami sebagai relawan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar, terkait permasalahan sesuai bidang kami masing-masing," kata dr. laily dan Annisa relawan MER-C Indonesia.

Secara silih berganti relawan mengaktifkan kegiatan belajar siswa diawali oleh  Al-fatah, memberikan penyuluhan manajemen bencana dan hari ini, 30 Agustus 2018, MER-C Indonesia memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada siswi SMP 3 Kayangan.

Antusias siswi sangat besar dalam menyerap ilmu yang di berikan dr Laily dan Annisa. Materi sangat menarik untuk dipahami siswi karena di usianya 12-15 mereka mayoritas baligh di usia ini. Kegiatan diakhiri dengan membagikan pembalut kepada siswi SMP N 3 Kayangan. [] rel

Editor: Arman

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.