19 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tari Guel Lepas Mayjen TNI Agus Kriswanto

...

  • portalsatu.com
  • 23 February 2016 23:30 WIB

BANDA ACEH - Mayjen TNI Agus Kriswanto bersama Ny. Aik Agus Kriswanto mengakhirnya masa tugas di Aceh, Selasa, 23 Februari 2016. Mantan Panglima Kodam Iskandar Muda ini dilepas dengan penampilan Tarian Guel asal dataran tanah Gayo di depan Balai Teuku Umar (BTU) Makodam Iskandar Muda.

Tari Guel adalah salah satu khasanah budaya Gayo di Aceh. Guel berarti membunyikan. Khususnya di daerah dataran tinggi Gayo, tarian ini memiliki kisah panjang dan unik. Tari Guel bukan hanya sebuah tari biasa namun merupakan budaya yang memiliki makna dan tradisi adat tertentu.

Konon Tari Guel yang diiringi irama musik dan nyanyian ini identik dengan kisah penaklukkan gajah putih di rimba raya Bener Meriah. Berdasarkan legendanya, gajah putih merupakan raja para gajah yang ada di dataran tengah Aceh saat itu.

Gajah ini berukuran besar dibandingkan po meurah lainnya. Dia juga sangat susah ditaklukkan meski para pemimpin di Gayo telah membuat sayembara dan mengundang para pawang. Adalah Sangeda yang kemudian diceritakan mampu menaklukkan gajah putih tersebut dengan Tari Guel-nya. Setelah berhasil dijinakkan, gajah putih ini kemudian dibawa ke Kerajaan Aceh Darussalam untuk dipersembahkan kepada sultan.

Guel sepenuhnya apresiasi terhadap wujud alam, lingkungan kemudian dirangkai begitu rupa melalui gerak simbolis dan hentakan irama.

Selain disambut dengan tarian Guel, pelepasan juga diiringi dengan tradisi Pedang Pora. Mantan Pangdam IM beserta Ny. Aik Agus Kriswanto didampingi oleh Pangdam IM Mayjen TNI L. Rudy Polandi bersama pejabat di jajaran Kodam IM  secara perlahan-lahan melewati pagar barisan perwira Pedang Pora.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.