05 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Buku Biografi Adnan Ganto Diluncurkan di Banda Aceh

...

  • IHAN NURDIN
  • 23 July 2017 16:00 WIB

@PORTALSATU.COM/IHAN NURDIN
@PORTALSATU.COM/IHAN NURDIN

BANDA ACEH - Adnan Ganto, putra Aceh yang juga seorang bankir pada sebuah bank terkemuka di Amerika Serikat, Morgan Bank meluncurkan buku biografinya berjudul "Keputusan Sulit Adnan Ganto" yang ditulis oleh jurnalis Nezar Patria, yang juga seorang putra Aceh. Peluncuran buku tersebut berlangsung di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Minggu, 23 Juli 2017.

Sejumlah tokoh penting menghadiri peluncuran buku tersebut, di antaranya mantan Panglima TNI Widodo AS, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Machfud MD. Hadir juga Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch. Fachrudin, Wakapolda Aceh, Wali Nanggroe Malik Mahmud, Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mantan Gubernur Zaini Abdullah, Kajati Aceh Raja Nafrizal, dan sejumlah tamu penting lainnya dari berbagai instansi.

Nezar Patria selaku penulis mengatakan, banyak sisi menarik dari kehidupan seorang Adnan Ganto namun tidak banyak diketahui publik. Sebagai seorang bankir yang berkarir di luar negeri, Adnan Ganto juga bekerja sebagai penasehat tujuh Menteri Pertanahan Indonesia. Fakta ini menurut Nezar menunjukkan bahwa Adnan Ganto bukanlah sosok yang biasa.

"Di kalangan wartawan namanya sudah dikenal cukup lama. Tapi tidak bisa disentuh. Namanya muncul di akhir pemerintahan Orde Baru tahun 1997. Di kalangan wartawan dijuluki untouchable," kata Nezar saat memberikan sambutan.

Sisi menarik lainnya kata Nezar, bagaimana perjalanan seorang Adnan Ganto yang seorang bankir bisa dekat dengan LB Moerdani. Salah satu tokoh militer Indonesia yang banyak berkecimpung di dunia intelijen.

Nezar juga menjelaskan mengapa ia memilih judul "Keputusan Sulit". Hal ini katanya tak terlepas dari kondisi Adnan Ganto yang sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang membuatnya harus memilih salah satunya. Padahal semua pilihan itu sama penting dan berartinya buat Adnan. Kondisi ini oleh seorang filsuf bernama Isaiah Berlin disebut sebagai 'dilema etis', di mana seseorang dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama benar.

"Inilah yang dialami Adnan. Pertama ketika mendapat tawaran dari dua bank yang berbasis di Belanda dan Inggris," kata Nezar.

"Akhirnya Adnan pindah ke Morgan Bank dan bertemu Beni Moerdani saat bekerja di Morgan ketika ditempatkan di Singapura. Tahun 1990 Adnan kemudian ditawarkan Beny bekerja di Dephan RI sebagai penasehat. Tentu saja ini seperti tawaran bumi dan langit."

Kondisi tersebut kata Nezar membuat Adnan lagi-lagi mengalami dilema etis.

Secara teknis, Nezar mempersiapkan buku ini hampir selama dua tahun. Ia mewawancarai 43 narasumber untuk melengkapi buku tersebut. Salah satunya adalah mantan atasan Adnan saat bekerja di sebuah bank di Belanda.

Adnan Ganto di lahirkan pada 4 Februari 1947 di Buloh Blang Ara, sebuah desa terpencil di Lhokseumawe. Ia tercatat sebagai orang Asia pertama yang menduduki posisi Direksi di Morgan Bank, Amerika Serikat. Meski telah sukses di jagat internasional, Adnan dinilai tidak melupakan identitasnya sebagai orang Aceh dan juga sebagai muslim.

Peluncuran buku tersebut menghadirikan tiga narasumber dalam sesi talkshow yaitu mantan Ketua MK Machfud MD, mantan Rektor UIN Ar-Raniry Yusni Sabi dan akademisi Unsyiah Humam Hamid.

Machfud MD dalam paparannya lebih banyak mengisahkan mengenai kedekatan Adnan dengan LB Moerdani. Akibat kedekatan tersebut, membuat Adnan sempat dikira telah pindah keyakinan menjadi Katolik. Apalagi Moerdani dianggap sebagai tokoh yang antiislam. Padahal kata Machfud, Moerdani adalah seorang nasionalis.

Fakta mencengangkan lainnya yang tertuang dalam buku ini adalah wasiat khusus LB Moerdani kepada Adnan. Suatu ketika Moerdani pernah berpesan kepada Adnan saat ia meninggal agar dilakukan upacara secara Islam. Ia juga meminta istri Adnan, Tina, agar membacakan surat Yaasin untuknya.

"Pak Adnan sudah melaksanakan wasiat itu dengan baik," kata pria asal Madura itu.[]

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.