15 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Darud Donya Minta Walikota Tertibkan Bangunan di Makam Sultan Jamalullail

...

  • portalsatu.com
  • 12 November 2019 17:00 WIB

Ketua Yayasan Darud Donya Aceh, Cut Putri saat menerima Anugerah Award DMDI di Singapura yang berlangsung pada 16-18 November 2018. @Istimewa
Ketua Yayasan Darud Donya Aceh, Cut Putri saat menerima Anugerah Award DMDI di Singapura yang berlangsung pada 16-18 November 2018. @Istimewa

Ketua Yayasan Darud Donya, Cut Putri, mengaku sangat prihatin dengan terbakarnya bangunan Situs Sejarah dan Cagar Budaya Makam Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail pada peristiwa kebakaran di Kedai Baso Hendra Hendri Jln.Mohammad Jam Banda Aceh. Kebakaran itu terjadi bertepatan dengan 12 Rabiul Awwal 1441 / 9 November 2019, yaitu hari maulid rasul.

"Seperti diketahui bahwa Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail merupakan keturunan dan cucu langsung dari Rasulullah Muhammad Sallallahu 'alaihi wassallam. Maka kami yang juga merupakan bagian dari keluarga Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail, meminta kepada Walikota Banda Aceh untuk meninjau kembali kemungkinan keberadaan bangunan liar di lokasi makam yang juga menghambat akses masuk ke situs makam dan mempersempit area makam Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail," kata Cut Putri, dalam siaran persnya, 11 Nopember 2019.

Selanjutnya, Cut Putri meminta Walikota Banda Aceh supaya menertibkan apabila ada bangunan liar ataupun aktivitas yang menghalangi akses masuk peziarah dan menganggu kenyamanan wisata religi sejarah di situs makam Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail.

"Kami meminta Walikota Banda Aceh agar bangunan Situs Sejarah dan Cagar Budaya Makam Sultan Sayyid Jamamalul Alam Badrul Munir Jamalullail yang telah rusak terbakar dapat direhabilitasi dan diperbaiki kembali. Ke depannya, harap Walikota Banda Aceh lebih serius menjaga dan melestarikan semua
situs sejarah serta cagar budaya di seluruh Banda Aceh dengan sebaik-baiknya," kata Cut Putri.

Cut Putri mengatakan, permintaan tersebtu telah disampaikan pihaknya dengan surat resmi kepada Walikota Banda Aceh, yang ditembuskan kepada Pimpinan DPRK Banda Aceh, Kapolresta Banda Aceh, Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh dan Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh.

Menurut Cut Putri, langkah ini sangat penting untuk menyelamatkan situs sejarah yang masih tersisa di Banda Aceh, karena merupakan aset khazanah dan kekayaan Aceh, yang dapat dijadikan  destinasi wisata sejarah, budaya dan religi.

Seperti diketahui Sultan Sayyid Jamalul Alam Badrul Munir Jamalullail adalah salah satu Sultan besar di Aceh yang terkenal alim dan adil serta sangat dihormati. Maka sudah seharusnya Pemerintah Banda Aceh serius melindungi Makam Sultan sebagai bagian penting sejarah besar Aceh. 

"Darud Donya juga menghimbau kepada segenap rakyat dan Bangsa Aceh untuk bersatu padu bersama melindungi situs sejarah di seluruh Aceh yang merupakan peninggalan yang sangat berharga dari indatu Bangsa Aceh bagi generasi yang akan datang," kata Cut Putri.[] Rilis

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.