23 May 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Efelis

...

  • SAFRIANDI A. ROSMANUDDIN
  • 09 February 2018 15:00 WIB

Efelis merupakan bintik hitam cokelat dengan pigmen berlebihan yang disebabkan oleh sinar matahari.
Efelis merupakan bintik hitam cokelat dengan pigmen berlebihan yang disebabkan oleh sinar matahari.

Anda mungkin memiliki teman atau kenalan yang wajahnya penuh dengan bintik hitam. Bila ditanya apa namanya, Anda barangkali menyebutnya tahi lalat.

Tahi lalat adalah bintik kecil berwarna cokelat atau agak kehitaman di atas permukaan kulit yang terbentuk dari pengelompokan sel-sel penghasil zat warna kulit bernama melanosit. Selain berwarna cokelat atau agak gelap, warna tahi lalat juga ada yang sama persis dengan warna kulit. Bentuknya ada yang bulat, oval, menonjol, atau datar. Tekstur permukaan tahi lalat juga bervariasi, ada yang halus atau kasar, bahkan beberapa di antaranya ada yang ditumbuhi bulu (alodoktter.com).

Namun, tidak semua bintik hitam di wajah adalah tahi lalat karena ada bintik hitam yang disebabkan oleh sinar matahari.

Ini banyak kita lihat pada sebagian bule. Di seluruh mukanya banyak bintik hitam. Tak hanya di muka, kita juga menemukannya di tangan atau bahunya. Nah, apakah yang demikian disebut juga dengan tahi lalat? Jawabannya bisa jadi iya, bisa pula tidak, tergantung pada penyebabnya.

Tahukan Anda? Bintik hitam karena terkena sinar matahari tidak tepat disebut dengan tahi lalat. Dalam KBBI V, bintik hitam yang terjadi karena sinar matahari dikenal dengan istilah efelis.

Efelis adalah kata benda dengan makna ‘bintik hitam cokelat dengan pigmen berlebihan yang disebabkan oleh sinar matahari’. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat.

Memakai krim tabir surya dapat membantu mencegah munculnya efelis pada wajah.[]

Editor: SAFRIANDI A. ROSMANUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.