26 November 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kami Percaya Syafaat tapi Tak Kuat Membelamu

...

  • portalsatu.com
  • 28 October 2020 09:00 WIB

@aswaja
@aswaja

Oleh: Taufik Sentana*


Inilah kami
Rapuh di zaman akhir;
Umat yang kau jadikan saudara,
Melebihi kedekatan sahabatmu.
Persaudaraan kami
Suram dan luntur
Oleh sekat nasionalisme geografis.
Batasan yang dibuat kemudian
Demi kepentingan koloni, tirani baru.

Tapi cinta dan rindu masih menyatukan kita
Dari ujung sajadah
Atau di untai salam sehari hari.
Namun pergumulan dunia begitu berat
Dan kebencian menjadi kacamata
Yang disebut ekspresi.
Adapun toleransi dan persamaan hak
Yang engkau tuahkan
Tetap kami yakini.

Mereka menyebut ajaran ini
Penuh krisis, intoleran dan mengancam eksistensi
(Lalu kenapa mereka takut?)
Sementara sejarah gamblang bersaksi
Bahwa keadaban yang dicapai manusia kini
Adalah sayap doamu, 
pencapaian kami 
disebab pengetahuan dan kemanusiaan: 
hikmah ajaranmu,mujizat sabdamu.
Keselamatan kami karena 
AzabNya ditunda.

Disinilah kami
Rapuh dan bagai rimah,
Buih yang mengambang hilang.
Genggaman ajaranmu masih dikepal
Para pemgumpat akan selalu ada.
Yang membencimu akan tetap ada
Menjadi mata uji cinta kami.
Kami yang meyakini syafaatmu
Tapi tak kuat membela dengan gagah;
Mungkin sekadar  kecaman,
Membakar bendera, 
Dan protes atau dialog
Selebihnya kami hanya bershalawat.[]


*Pegiat literasi sosial dan dakwah.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.