23 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kenduri Sunatan Anak di Aceh untuk Kawom Lingka

...

  • THAYEB LOH ANGEN
  • 23 April 2018 15:05 WIB

@JAMALUDDIN
@JAMALUDDIN
@JAMALUDDIN
@JAMALUDDIN
@JAMALUDDIN

SUNATAN (Sunnah Rasul atau sunat) merupakan sebuah kewajiban yang diberlakukan bagi setiap muslim, terutama laki-laki. Sunatan adalah memotong kulit di ujung kemaluan supaya mudah dibersihkan saat bersuci. 

Bagi anak-anak kaum muslimin, sunatan biasanya dilakukan sebelum baligh (sebelum berumur 15 tahun). Bagi mualaf dewasa, proses sunatan dilakukan sesegera mungkin setelah yang bersangkutan mengucap dua kalimat syahadat. 

Kenduri sunatan sering dilakukan oleh masyarakat yang memiliki kemampuan secara ekonomi. Proses sunatan antara anak orang berada dengan anak kaum fakir miskin pun berbeda. Bagi kaum yang berada, mereka menyunatkan anak mereka sendiri, dengan menggunakan jasa dokter ahli, dan dibayar sendiri.

Foto di atas adalah Muhammad Raafa Khaliqi Ahya Amazana, yang didudukkan di atas pelaminan, menjelang disunat. Ia merupakan anak dari pasangan H Ahmad Zainuri dan dr. Maya Sophia, di Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin, 23 April 2018.

Sementara bagi anak kaum fakir miskin, mereka biasanya ikut program sunatan berjamaah (massal), yang sering diadakan oleh pemerintah, lembaga sosial, maupun orang-orang dermawan. Sunatan massal tersebut cuma-cuma (gratis). Bagi kaum fakir miskin, acara kenduri sunatan tidak dilakukan, paling ada peusijuek keluarga.

Perbedaan proses menyunatkan anak antara kaum berada dengan kaum fakir miskin, telah dimaklumi oleh semua lapisan masyakarat. Kaum berada tidak sombong karena melakukannya dan kaum fakir miskin tidak merasa malu karena tidak melakukannya. Hal itu disebabkan, kenduri hukumnya sunat, yang dilakukan oleh orang yang mampu saja.

Adalah sudah dimaklumi bahwasanya orang berada akan mengadakan kenduri saat menyunatkan anak mereka. Masyarakat menganggap hal itu sebagai pengumuman dari ahlil bait bahwa anak mereka hampir baligh, karena kegembiraan tersebutlah, ia mengadakan kenduri untuk kawom lingka (masyarakat sekitar).[]

Foto-foto: Jamaluddin

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.