17 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Lukisan Adolf Hitler Tak Laku dalam Acara Lelang

...

  • portalsatu.com
  • 10 February 2019 18:00 WIB

Lukisan Kastil Neuschwanstein karya Adolf Hitler. (Dok. www.auktionshausweidler.de)
Lukisan Kastil Neuschwanstein karya Adolf Hitler. (Dok. www.auktionshausweidler.de)

Lima buah lukisan yang dibuat oleh Adolf Hitler gagal 'menemukan' pembeli saat acara pelelangan memorabilia Nazi. 

Harga pembukaan untuk lukisan karya pemimpin tertinggi Nazi itu dimulai dari harga US$21 ribu (sekitar Rp294,6 juta) dan US$45 ribu (sekitar Rp631,4 juta). 

Mengutip AFP, Minggu (10/2), diperkirakan harga pembuka yang cukup tinggi ini membuat para calon pembeli segan untuk melakukan penawaran di acara lelang tersebut.

Pemilik rumah lelang enggan memberikan komentar terkait sepinya peminat di acara lelang tersebut.

Namun walikota Nuremberg, Ulrich Maly, mengatakan lukisan tersebut menyimpan rekam jejak yang membuat banyak orang tidak senang.

Hal ini, ia melanjutkan, bisa dilihat dari lukisan danau yang memiliki lambang nazi di dalamnya jika diamati secara teliti.

Lambang ini menjadi masalah besar di Jerman, karena memiliki kisah yang kelam dalam sejarah negeri yang menjadi rumah bagi para pecinta teknologi itu.

"Ada sebuah tradisi yang menolak segala hal terkait Nazi, namun hal ini justru berbuah terbalik," ujar seorang peniliti Institut Sejarah Kesenian di Munich, Stephan Klingen.

"Setiap ada media yang memberitakan benda-benda peninggalan Nazi, khususnya yang di dalamnya memiliki lambang Nazi, maka harganya akan melonjak. Secara personal, hal ini cukup mengganggu saya."

Padahal, ia melanjutkan, Hitler tidak memproduksi lukisan dalam jumlah banyak. Klingen mengakui jika Hitler memang tajin melukis, namun jumlahnya tidak mencapai ratusan apalagi ribuan.

'Kegeraman' Klingen bukan tanpa alasan, ia menemukan banyak lukisan Adolf Hitler yang memiliki 'kembaran', sehingga keasliannya pun harus dibuktikan.

Ia mencontohkan setidaknya ada 23 lukisan yang sama, lengkap dengan tanda tangan Adolf Hitler, namun pemiliknya berbeda-beda.[]Sumber:cnnindonesia

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.