22 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


'Perlu Dilakukan Pembangunan Replika Istana Darul Makmur Gampong Pande'

...

  • portalsatu.com
  • 06 February 2019 11:00 WIB

Ketua Peusaba Mawardi Usman. @Jamaluddin/portalsatu.com
Ketua Peusaba Mawardi Usman. @Jamaluddin/portalsatu.com

BANDA ACEH - Ketua Peubeudoh Seujarah Adat dan Budaya Aceh (Peusaba), Mawardi Usman mengusulkan pembangunan kembali Replika Istana Darul Makmur Gampong Pande Banda Aceh. 

Gampong Pande pada tahun 1201 telah didatangi oleh 500  ulama dari Bagdad yang dipimpin oleh Syeikh Abdurrauf Tuan Di Kandang. Putra Tuan Di Kandang Syeikh Abdurrauf Al Bagdadi yang memiliki putra Sultan Johan Syah mendirikan Kesultanan Aceh Darussalam.

Mawardi mengatakan, masjid dan istana tempat pelantikan dikenal dengan Istana Darul Makmur Gampong Pande tahun 1205 pada tahun 1296 Istana Darul Makmur dipindahkan dari Darod Donya. Istana Darul Makmur digunakan sebagai istana kedua Kesultanan Aceh Darussalam yang sangat penting untuk memantau para pedagang yang datang ke Aceh Darussalam. 

"Pada  masa Agresi Belanda tahun 1873 Istana Darul Makmur Gampong Pande dan seluruh kawasan Kutaraja sekarang dimeriam oleh Belanda. Istana Darul Makmur Gampong Pande terbakar sedangkan ahli pande besi dan emas di Gampong Pande menghilang," katanya, Selasa, 5 Februari 2019.

"Dan kawasan bekas Istana Darul Makmur Gampong Pande dijadikan (tempat pembuangan) sampah dan pembuangan kotoran manusia oleh Belanda. Kawasan Istana Darul Makmur yang sekarang berada di kawasan IPAL dan sampah Gampong Pande dan Gampong Jawa ini dilakukan oleh Belanda sebagai penghinaan kepada Rakyat Aceh". 

Peusaba mengusulkan setelah ratusan tahun sudah saatnya Istana Darul Makmur Gampong Pande didirikan kembali, apalagi bekas gunongan sampah sebentar lagi akan dipindahkan ke Blang Bintang, demikian juga IPAL dan IPLT juga sebaiknya segera dipindahkan. 

"Pembangunan ini bertujuan mengingat kebesaran sejarah Aceh, sebab para turis selalu menanyakan dimanakah Istana Aceh yang gemilang dalam sejarah?  Dengan pembangunan ini akan menggenjot pariwisata dan membangkitkan kesadaran sejarah Aceh pada generasi muda sekarang," kata Mawardi. 

Menurut dia, pembangunan replika istana bukan hal yang baru dilakukan. Istana Malaka yang hilang kemudian dibuat replika menjadi Museum di Malaka. "Maka Aceh juga saatnya membangun Replika Istana Darul Makmur Gampong Pande Kesultanan Aceh Darussalam sebagai pengingat kebesaran sejarah Aceh juga bagian menggalakkan wisatawan datang ke Aceh". 

"Istana Darul Makmur Gampong Pande yang didirikan oleh Sultan Johan Syah Seljuq 1205 mirip Model Istana Seljuq dan Turki Utsmani. Istana Darul Makmur mirip dengan Istana Topkapi Turki Utsmani yang dibangun di atas bukit di pinggir sungai di tepi laut yang indah mempesona," katanya, tanpa menyebutkan sumber nama dan bentuk istana tersebut.[](rilis)

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.