21 August 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Suluk

...

  • Helmi Abu Bakar El-Langkawi
  • 17 June 2017 17:20 WIB

 ilustrasi tasbih. @umipearls.com
ilustrasi tasbih. @umipearls.com

Tangan memegang tasbih berputar

Kaki pun duduk tawaruk terbalik

Saat itu mata terpejam

Dengan tangan bersilang


Kaki terkendali dari rasa dan raba
Sang kalbu memendam

Dalam dekapan lafal "Allahu"
Jiwa menghitung denyut jantung
Tasbih terus bergema


Untaian zikir terus menghantam

Memberondong bilik syaitan

Perisai terus memblokade

Menghujam peluru zikir

 

Dengan memejamkan mata
Berusaha menyelam

Jauh ke samudera makrifah
Seraya berzikir menghadap sang ilahi
Rasakan kehadirannya dalam raga.

Ya Allah betapa berdosanya kami
Hingga membuat Engkau murka 
Ya Allah ampunilah mereka semua
Karena kami adalah hamba yang hina

Rabitah mengingat guru

Menuntut Salik (orang berjuluk)

Menuju pengembaraan rohaniahnya

Pasca rabitah mengingat kematian

 

Kalbu terus melayang

Mengucap zikir dan berabithah

Berputar menjerit 

Menghadirkan anwar zikr


Mencoba merasa derita siksa neraka
Yang akan dialami manusia berdosa

Hanya satu yang dipinta

Di akhir perjuangan

Melawan musuh serdadu

 

Dalam jihad suluk

Cukup mardhatillah 

Dalam menggapai insan kamil.

 

Lueng Ie, Ulee Karang, 22 Ramadhan 1438

Helmi Abu Bakar el-Langkawi, Sang Penggembara Religi

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.