02 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Puluhan Ton Ikan Aceh Barat Dikirim ke Medan dan Padang

...

  • ANTARA
  • 24 November 2019 15:50 WIB

Pendayung becak motor menunggu pengangkutan ikan hasil tangkapan nelayan di TPI Meulaboh. Hingga Sabtu (23/11/2019) ikan segar hasil tangkapan nelayajuga dikirim ke Medan dan Padang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)
Pendayung becak motor menunggu pengangkutan ikan hasil tangkapan nelayan di TPI Meulaboh. Hingga Sabtu (23/11/2019) ikan segar hasil tangkapan nelayajuga dikirim ke Medan dan Padang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

MEULABOH - Puluhan ton ikan tongkol dan aneka jenis ikan lainnya hasil tangkapan nelayan di Aceh Barat setiap hari dikirim ke Medan, Provinsi Sumatera Utara dan Padang, Sumatera Barat.

Ikan segar tersebut selama ini menjadi andalan pendapatan nelayan karena ikan hasil tangkapan dikonsumsi oleh warga di luar daerah maupun dijadikan sebagai ikan ekspor ke luar negeri.

"Banyaknya kebutuhan ikan segar ke luar Aceh membuat nelayan dan masyarakat pesisir untung, karena dapat meningkatkan pendapatan dan ekonomi keluarga," kata seorang agen ikan segar di Kompleks Pendaratan Ikan (TPI) Meulaboh, Aceh Barat, Yosa, 23 November 2019.

Dia merincikan, setiap harinya paling sedikit sebanyak 12 ton ikan segar dari daerah ini dikirim ke Medan, untuk menambah ketersediaan ikan segar dan komoditas ekspor.

Sedangkan pengiriman ke Padang juga didominasi ikan segar jenis tongkol dan ikan lainnya, karena kebutuhan masyarakat di daerah tersebut dalam mengonsumsi ikan segar relatif tinggi.

Yosa mengakui, banyaknya ikan segar yang dikirim ke luar Aceh membuat pendapatan nelayan bertambah, karena setiap pengiriman ikan segar tersebut mampu meraup keuntungan mencapai puluhan juta rupiah. Hal itu disebabkan harga jual ikan segar di luar Aceh lebih tinggi dari harga jual ikan segar di daerah.

"Kalau ke Sumbar kami kirimnya paling sedikit seminggu sekali karena jarak tempuh yang jauh. Namun kalau ke Medan, ikannya kita kirim setiap hari karena permintaan yang tinggi," kata Yosa.

Dia juga membenarkan selama ini ikan segar hasil tangkapan nelayan di Aceh banyak diminati konsumen di luar daerah, karena ikan tersebut dalam keadaan segar dan tidak terdapat bahan pengawet.

Reporter: Teuku Dedi Iskandar.[]Sumberantaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.