31 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Aceh Utara
Ketua DPRK: Komisi II akan Panggil Disperindag dan Pertamina Terkait Kelangkaan LPG 3 Kg

...

  • PORTALSATU
  • 04 August 2020 14:40 WIB

Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali. Foto: dok. /Istimewa
Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali. Foto: dok. /Istimewa

LHOKSUKON - Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, mengatakan Komisi II akan memanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan PT Pertamina terkait kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg di kabupaten ini.   

“Menindaklanjuti keluhan masyarakat Aceh Utara terkait kelangkaan gas 3 kg yang terjadi sejak sebelum hari raya Iduladha sampai sekarang, saya selaku pimpinan DPRK sudah meminta Komisi II DPRK segera panggil Disperindag dan Pertamina,” ujar Arafat kepada wartawan, Selasa, 4 Agustus 2020.

Menurut Arafat, Komisi II DPRK Aceh Utara akan meminta penjelasan Pertamina dan Disperindag Aceh Utara soal kuota LPG (elpiji) 3 kg untuk kabupaten ini, bagaimana sistem pendistribusian dan pengawasan di pangkalan-pangkalan, mengapa terjadi kelangkaan, dan apa solusi mengatasi persoalan ini.

“Problemnya (kelangkaan LPG 3 kg) kan di pangkalan-pangkalan, mungkin ada yang tidak tepat sasaran. Maka kita minta ditindaklanjuti agar persoalan ini dapat dicari solusi supaya tidak merugikan masyarakat,” kata Arafat.

Arafat mengaku sudah mengingatkan pihak Disperindag Aceh Utara agar melakukan pengawasan secara maksimal terhadap pangkalan-pangkalan LPG 3 kg. “Barusan saya juga sudah telepon Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Aceh Utara, Pak Dayan Albar. Disperindag harus selalu mengontrol dan mengawasi pangkalan-pangkalan di kecamatan-kecamatan untuk memastikan penyaluran gas 3 kg itu benar-benar tepat sasaran,” tuturnya.

“Disperindag harus duduk dengan Pertamina menindaklanjuti persoalan ini dengan langkah-langkah konkret. Sehingga kita harapkan nantinya mereka dapat memberikan penjelasan kepada Komisi II DPRK yang menindaklanjuti laporan atau keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas 3 kg. Jadi, persoalan ini harus menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti secara serius sampai adanya solusi supaya masyarakat tidak dirugikan lagi ke depannya,” pungkas Arafat.[](*)    

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.