24 September 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Anggota Dewan Pertanyakan Alasan Pengurangan Kuota LPG Subsidi

...

  • PORTALSATU
  • 10 March 2018 00:07 WIB

BANDA ACEH -- Anggota DPRK Banda Aceh Arida Sahputra mempertanyakan alasan pihak PT Pertamina mengurangi jatah LPG subsidi 3 Kg kepada masyarakat.

Hal itu diketahui anggota Komisi B DPRK Banda Aceh itu  setelah berbincang-bincang dengan pihak penyalur LPG di SPBU Gampong Mulia Kuta Alam dan SPBU Batoh Banda Aceh.

Arida mencontohkan di SPBU Gampong Mulia sebelumnya dijatah kuota LPG 3 Kg subsidi sebanyak 400 tabung perbulan, namun sekarang hanya diberikan kuota sebanyak 200 tabung perbulan.

Akibat dari pengurangan kuota itu, kata Arida, warga harus antre berjam-jam dari pagi hingga petang untuk mendapatkan jatah LPG.

“Kasihan juga kita melihat warga harus antre lama-lama di sana untuk mendapatkan LPG 3 Kg, kita berharap ada perhatian serius dari Pertamina, karena kasihan warga harus menghabiskan waktu di situ, sementara di sisi lain mereka harus mencari rezeki,” ujar Arida yang juga sekretaris Fraksi PKS DPRK Banda Aceh itu, melalui siaran pers, Jumat, 9 Maret 2018.

Pada kesempatan itu Arida juga meminta pihak Pertamina untuk memberikan jaminan dan pengawasan agar LPG 3 Kg subsidi dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu Arida mendukung upaya pemerintah mendata kembali penerima LPG bersubsidi dengan memberikan kartu khusus sehingga penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

“Kemudian siapa saja yang berhak membeli LPG 3 Kg juga harus tepat sasaran, termasuk berapa jatah perkeluarga atau per rumah, tapi jangan dipersulit, apalagi harus mengantre hingga berjam-jam, dan yang terpenting harganya sesuai,” tambah Arida.[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.