11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Anggota DPRK Lhokseumawe Sorot Disperindagkop Soal Sejumlah Pasar Terbengkalai

...

  • Fazil
  • 21 January 2020 19:00 WIB

Sudirman Amin, anggota DPRK dan Ketua Partai NasDem Lhokseumawe. Foto: dok./istimewa
Sudirman Amin, anggota DPRK dan Ketua Partai NasDem Lhokseumawe. Foto: dok./istimewa

LHOKSEUMAWE - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe menyoroti Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) terkait sejumlah bangunan pasar terbengkalai alias tidak difungsikan.

Di antaranya, ‘pasar rakyat’ di Gampong Pusong, Jalan Pase Lhokseumawe, dibangun dengan APBN tahun 2016 senilai Rp6,6 miliar lebih. Lalu, Pasar Induk Lhokseumawe di Jalan Lingkar Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, sudah diresmikan pada November 2019 lalu, tetapi bangunan pasar lengkap dengan gudang dibangun menggunakan anggaran mencapai puluhan miliar tahun 2015-2018, sampai saat ini belum difungsikan.

Selain itu, pasar sayur dan kios di Dusun Kuta Kareung, Gampong Meunasah Mesjid, Cunda, Kecamatan Muara Dua. Bagian atap bangunan pasar yang dibangun dengan dana Otsus tahun 2012 senilai Rp2 miliar lebih itu sempat hancur akibat dijarah orang tidak bertanggung jawab. Pemerintah kemudian merehabilitasi pasar tersebut dengan APBA tahun 2018. Namun, sampai sekarang pasar sayur dan kios itu juga belum difungsikan.

Anggota DPRK Lhokseumawe, Sudirman Amin, mendesak Disperindagkop-UKM segera mencari solusi supaya dapat memfungsikan bangunan pasar yang masih terbengkalai. "Maka mulai dari perencanaan pembangunan, dan fungsinya juga, serta manfaatnya, harus terencana dengan baik. Tentunya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Sudirman Amin kepada portalsatu.com via WhatsApp, Selasa, 21 Januari 2020.

Menurut Sudirman, semua pasar yang sudah dibangun itu harus difungsikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lhokseumawe.

"Terkait dengan Pasar Induk (Lhokseumawe) yang sudah diresmikan, itu sudah diserahkan kepada Perusahaan Daerah Pembangunan Lhokseumawe (PDPL), yang nantinya mengelola pasar induk tersebut. Kenapa sampai sekarang belum difungsikan oleh PDPL, kita juga belum tahu persis," ujar Sudirman Amin yang juga Ketua Partai NasDem Lhokseumawe.

Sudirman melanjutkan, “Ini persoalan kinerja, yang ke depan harus diupayakan lebih maksimal, dan lebih baik dalam membuat perencanaan. Selain itu, kompetensi dan sumber daya manusia (SDM) harus sesuai pada tempatnya (bidang)”.

Ditanya apakah selama ini pemerintah atau dinas terkait gagal membuat perencanaan pembangunan dengan baik, Sudirman menyebutkan, “Tidak boleh juga dikatakan gagal, karena tidak sepenuhnya gagal. Tetapi upaya yang perlu ditingkatkan lagi untuk ke depan”.[]

Lihat juga: Dibangun Dengan APBN Rp6,6 M, 'Pasar Rakyat Pusong' Lhokseumawe Terbengkalai

Setelah Diresmikan, Pasar Induk Lhokseumawe Belum Difungsikan

Pasar Sayur dan Kios Belum Difungsikan, Ini Kata Kadisperindagkop Lhokseumawe

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.