26 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


APBA 2019 Rp17,104 Triliun, Realisasi Keuangan Baru 35,1 Persen

...

  • PORTALSATU
  • 13 August 2019 17:00 WIB

Sumber: p2k-apba.acehprov.go.id
Sumber: p2k-apba.acehprov.go.id

BANDA ACEH – Realisasi keuangan APBA tahun 2019 sampai 9 Agustus lalu masih 35,1 persen. Sementara realisasi fisik 42 persen.

Data itu dilihat portalsatu.com, 13 Agustus 2019 di laman resmi Percepatan dan Pengendalian Kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (P2K-APBA). Dari total APBA 2019 senilai Rp17,104 triliun, Pemerintah Aceh menargetkan realisasi keuangan dan fisik sampai 31 Agustus mendatang masing-masing 45 persen dan 50 persen.

Sementara itu, data Pantau Tender APBA 2019 menunjukkan, sampai 9 Agutus sore, dari 1.219 paket senilai Rp2,89 triliun pada 38 SKPA, sebanyak 63 paket belum diserahkan dokumen, paling banyak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Peternakan (Disnak), dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag). Selain itu, belum tayang 67 paket, paling banyak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) dan DKP. Sedang tayang 82 paket, sudah ditetapkan pemenang 298 paket, tanda tangan kontrak 709 paket (konstruksi 352 dan nonkonstruksi 357 paket), taktuk (kerja) 190 paket.

Data Pantau Tender Otsus Kab/Kota 2019, dari 1.509 paket Rp1,99 triliun, belum diserahkan dokumen 130 paket, yakni Aceh Tamiang (37 paket), Aceh Utara (19), Abdya (18), Aceh Besar (17), Gayo Lues (11), Lhokseumawe (8), Nagan Raya (8), Aceh Jaya (7), Simeulue (2), Aceh Timur, Langsa dan Aceh Selatan masing-masing 1 paket.

Selain itu, belum tayang 73 paket, sudah tayang 161 paket, ditetapkan pemenang 206 paket, tanda tangan kontrak 939 paket (konstruksi 832 dan nonkonstruksi 107 paket), dan taktuk 456 paket.

Tahun sebelumnya

Kinerja realisasi keuangan APBA 2019 tampak tidak jauh beda dengan tahun anggaran sebelumnya. Menurut catatan portalsatu.com, realisasi keuangan APBA 2018 dan 2017 baru meningkat tajam pada pengujung tahun anggaran.

Realisasi keuangan APBA 2018, misalnya, sampai 28 November baru 58,8 persen dan fisik 75 persen dari total anggaran Rp15,084 triliun. Sebanyak 20 SKPA realisasi keuangannya sangat rendah, bahkan separuhnya realisasi keuangan hingga November 2-18 belum sampai 50 persen. (Baca: Realisasi Keuangan APBA 2018)

Untuk diketahui, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SiLPA Provinsi Aceh tahun 2018 mencapai Rp1.652.595.332.255 (Rp1,652 triliun lebih). Angka itu tertinggi ketiga se-Indonesia. Data tersebut dikutip portalsatu.com dari kemendagri.go.id.

Sedangkan realisasi keuangan APBA tahun 2017 sampai 30 Desember mencapai 92,7 persen, dan fisik 99,5 persen. Sebelumnya, realisasi keuangan APBA 2017 sampai 15 Desember sebesar 75,1 persen, dan fisik 80 persen. Artinya, selama 16-30 Desember, realisasi keuangan 17,6 persen, dan fisik 19,5 persen. Sedangkan realisasi keuangan dan fisik sampai November 2017 masing-masing ‘hanya’ 68,1 persen dan 75 peren. Data ini menunjukkan, baru terjadi peningkatan signifikan realisasi keuangan pada akhir tahun anggaran.

Sebagai perbandingan, berdasarkan data Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) dikutip portalsatu.com dari laman Monitoring dan Evaluasi LKPP RI, dari pagu APBA tahun 2016 senilai Rp12,874 triliun, progres keuangan sampai Desember mencapai 94,36 persen dari target 95 persen. Sedangkan progres fisik 99,80 persen dari target 100 persen. Sedangkan tahun 2015, dari pagu APBA senilai Rp12,749 triliun, progres keuangan sampai Desember mencapai 96 persen dari target 93 persen (melampaui target), dan progres fisik sesuai target: 100 persen. (Baca: Ini Realisasi Keuangan APBA 2017)

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG, dalam keterangannya, 26 Juni 2019, mengatakan upaya percepatan pelaksanaan APBA, meningkatkan realisasi dan serapan akhir tahun anggaran, dan menekan nilai SiLPA terus-menerus dilaksanakan Pemerintah Aceh. Untuk menekan SiLPA tahun anggaran 2019, kata SAG, terus dilakukan percepatan pelaksanaan pembangunan, monitoring berkala, termasuk mengawasi proses pengadaan barang/jass di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Aceh, saat ini.(Baca: Ini Upaya Pemerintah Aceh Menekan SiLPA)[](idg)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.