26 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Awal Tahun 2019, Petani Berharap Harga TBS Segera Naik

...

  • SUDIRMAN
  • 02 January 2019 16:50 WIB

SUBULUSSALAM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kota Subulussalam tak kunjung membaik sepanjang tahun 2018. Di awal tahun 2019, para petani di Bumi Sada Kata berharap harga TBS segera naik dari sebelumnya.

"Mudah-mudahan di awal tahun ini harga TBS bisa kembali naik, karena hampir sepanjang tahun 2018 harga TBS murah terus," kata salah seorang petani sawit, Rahmin kepada portalsatu.com, Rabu, 2 Januari 2019.

Iya menyebutkan, harga TBS yang rendah selama berbulan-bulan menyebabkan perekonomian masyarakat, khususnya di kalangan petani sawit menjadi lesu. Bahkan banyak kebun sawit tidak terawat dengan baik, akibat TBS merosot drastis hingga Rp700 per kilogram.

Rahmin mengatakan, saat ini harga TBS masih bertahan di angka Rp800-Rp830 per kilogram di tingkat petani. Angka ini belum ideal karena tidak cukup untuk membeli pupuk dan biaya perawatan kebun.

"Dampaknya karena harga TBS murah, kebun-kebun sekarang banyak tidak terawat," ungkap Rahmin.

Hal ini berdampak menurunnya produksi buah dibandingkan sebelumnya karena sawit tidak dipupuk. Belum lagi kondisi kebun berubah menjadi semak belukar akibat lama tidak dibersihkan.

"Perawatan kebun tidak maksimal, karena harga pupuk mahal, sedangkan harga TBS sangat murah," keluh Afdal, petani sawit lainnya.

Para petani berharap harga TBS segera naik mencapai titik aman antara Rp1.500-Rp1.700 per kilogram di tingkat petani pada tahun 2019 ini. Pasalnya selama ini petani sawit sudah cukup menderita akibat harga TBS tak kunjung membaik.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.