11 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Kontrak Sementara Pengelolaan Blok B
Bagaimana Bentuk Kerja Sama PHE dan PEMA? Ini Kata Plt. Gubernur Aceh

...

  • Fazil
  • 23 December 2019 20:00 WIB

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Foto: Fazil/portalsatu.com
Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Foto: Fazil/portalsatu.com

LHOKSEUMAWE - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan Wilayah Kerja B atau Blok North Sumatera B (NSB) yang saat ini dikelola PT PHE-NSB akan beralih kepada Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) yakni PT Pembangunan Aceh (PEMA). Proses alih kelola Blok B tersebut dilakukan secara bertahap dalam masa transisi setahun ke depan sejak 18 November 2019 hingga 17 November 2020.

"Dalam momentum itu kita sudah melihat secara langsung kondisi terakhir Blok B (di Aceh Utara), kemarin (22 Desember 2019). Dengan begitu, kita bisa tahu persis kondisi di lapangan," kata Nova Iriansyah kepada para wartawan usai tampil dalam lokakarya digelar Unimal di Gedung Cut Meutia Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Senin, 23 Desember 2019.

Lihat pula: Kunjungi PHE-NSB, Plt. Gubernur Aceh Bicara Alih Kelola WK B

Ditanya bagaimana bentuk kerja sama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dengan PT PEMA dalam kontrak sementara yang kini sedang berjalan hingga November 2020 mendatang, Nova mengatakan, “Itu sedang dinegosiasikan, ada tim yang dibentuk oleh Pemerintah Aceh dengan tim dari Kementerian ESDM”.

“Namanya masa transisi, dan bagaimana detail pengelolaannya selama transisi, itu disepakati oleh kedua unsur tersebut, yakni Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat. Artinya, proses bentuk kerja sama antara PHE dan PEMA itu sedang dibicarakan, apakah total langsung dilepas atau PHE-nya masih, itu ada tim teknis sedang bicara”.

"Itu termasuk dalam agenda masa transisi, kalau secara teknis saya tidak tahu atau tidak paham migas. Yang jelas ada tim dari Pemerintah Aceh dan Kementerian ESDM, sehingga tim itu yang mengatur semua urusan teknis dan natinya akan dilaksanakan oleh PT PEMA dan Pertamina Hulu Energi (PHE) dari pemerintah pusat," ujar Nova Iriansyah.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali memperpanjang kontrak sementara pengelolaan Blok NSB di Aceh Utara untuk PT PHE. Kali ini, kontrak sementara berlaku setahun sampai 17 November 2020. Selain itu, dalam kontrak sementara kali ini, PHE akan bekerja sama dengan BUMA untuk mengelola blok migas yang pernah dikelola oleh ExxonMobil itu.

Melansir katadata.co.id, Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, menjelaskan, perpanjangan kontrak sementara diputuskan berdasarkan hasil diskusi dengan Pertamina dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Selama setahun ke depan, kontrak bagi hasil tetap menggunakan skema cost recovery.

Namun, Djoko belum memerinci bentuk kerja sama pengelolaan antara Pertamina dan BUMD Aceh (BUMA). "Pokoknya mereka duduk bersama. Business-to-business dulu, dia (kontraktor) lapor ke Gubernur. Kami lapor ke Menteri," ujar Djoko di Gedung Kementerian ESDM, 18 November 2019.

Perpanjangan kontrak kali ini merupakan yang keempat kalinya. Mulanya, Blok NSB yang dikelola PT PHE sejak Oktober 2015 setelah mengakuisisi hak kelola ExxonMobil, kontraknya berakhir pada 3 Oktober 2018. Menteri ESDM lalu menyetujui perpanjangan kontrak sementara sesuai usulan BPMA, yakni selama enam bulan, sejak 4 Oktober 2018 sampai 3 April 2019.

PHE kemudian mendapatkan kontrak sementara kedua berlaku 4 April hingga 3 Oktober 2019. Selanjutnya, PHE diberikan kontrak sementara pengelolaan Blok NSB selama 45 hari dan berakhir pada 17 November 2019 lalu.(Baca: Blok NSB: Kontrak Sementara Diperpanjang Setahun, PHE Kerja Sama dengan BUMA)[](nsy)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.