21 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Belajar dari Pola Pikir Orang Kaya

...

  • DETIK
  • 11 January 2018 09:40 WIB

SUDAH sering kita membaca artikel atau berita bahwa ada orang yang berpenampilan "wah" namun sebenarnya keuangannya pas-pasan saja. Sebaliknya, kita juga kerap menjumpai penampilan seseorang yang biasa saja namun ternyata hartanya melimpah. 

Sebenarnya hal mendasar apa yang menjadi pembeda dari orang kaya sungguhan dan yang terlihat kaya ini?

Perbedaannya yang sederhana namun memiliki pengaruh besar adalah mengenai pola pikir. Perbedaan pola pikir inilah yang menjadi pembeda antara orang kaya dan orang terlihat kaya. 

Kita bisa belajar dari para orang kaya ini agar kelak tidak hanya terlihat kaya, tapi benar kaya. Beberapa pola pikir para orang kaya yang bisa kita tiru sehingga kita kelak bisa mengikutinya.

Kaya dengan berinvestasi, bukan menabung
Mungkin sebagian dari kita masih beranggapan bahwa dengan rajin menabung akan menjadi kaya. Namun yang dilakukan para orang kaya nyatanya bukan menabung melainkan berinvestasi. Ketika mereka mendapatkan keuntungan, mereka akan melakukan investasi kembali, bukan sekedar menabung. Para orang kaya focus pada investasinya dan cenderung lebih berani untuk berinvestasi sehingga memiliki hasil maksimal

Orang kaya Membuat Uangnya Bertumbuh
Anggapan bahwa orang kaya identik dengan boros seakan terbalik dengan realita yang ada saat ini. Orang kaya akan fokus membuat uangnya bertumbuh, bukan menghamburkan uang mereka. 

Kita bisa melihat bagaimana para orang kaya yang masih hidup sederhana, baik dari pakaian, tempat tinggal, hingga kendaraan yang mereka gunakan. Lain hal dengan orang yang pada umumnya yaitu cenderung akan menghabiskan uang supaya terlihat sudah punya banyak uang.

Inilah yang kerap kali menjadi bahan perbincangan orang banyak saat ini, di mana saat ini gaya hidup konsumtif semakin besar, sehingga pergeseran alokasi keuangan. Yang seharusnya masyarakat bisa belajar untuk mulai berinvestasi, namun sudah berubah arah menjadi belanja konsumtif. 

Menjadi tugas tersendiri bagi generasi muda atau anak zaman now untuk membentuk aset dan mencapai tujuan keuangan bila terus memiliki gaya hidup serta pola pikir yang konsumtif.

Kerja Cerdas dan Kerja Keras 
Orang kaya akan lebih memilih menggunakan otaknya untuk berpikir serta memanfaatkan situasi dan kondisi agar menguntungkan bagi mereka. Hal ini tentu berbeda dengan kebanyakan orang yang memilih bekerja keras menggunakan otot, namun sejatinya hanyalah malas saja. 

Malas menggunakan otaknya untuk berpikir dan berusaha memperbaiki jalan hidupnya. Para orang kaya mau bekerja memeras otaknya untuk dapat memperbaiki kondisi ekonominya. Apabila anda berpikiran jika anda tidak memiliki potensi apapun, maka itu adalah kesalahan yang sangat besar. Setiap orang pasti memiliki potensi. Semangat yang besar dan usaha yang nyata adalah modal utama untuk mencapai hidup sukses.

Sanggup Menunda Keinginan dan Tidak Peduli Persepsi orang lain
Orang kaya bisa menunda keinginannya untuk bisa mendapatkan sesuatu yang besar. Namun berbeda dengan orang pada umumnya yang mendapatkan gaji sedikit saja langsung ingin dibelanjakan sesuai keinginan. 

Para orang kaya juga tidak akan peduli dengan persepsi orang lain atas dirinya, sebab mereka tidak mementingkan hal-hal yang bersifat remeh seperti itu. Orang kaya tidak memiliki minat dan waktu untuk membahas hal yang tidak perlu, bahkan meski itu terkait dengan kekayaan mereka. 

Namun orang yang ingin terlihat kaya akan bersikap sebaliknya, di mana mereka akan sangat mementingkan persepsi orang lain atas diri mereka, terutama atas kekayaan yang mereka miliki.

Orang Kaya Selalu Ingin Belajar
Ternyata orang kaya tidak pernah merasa sudah cukup segalanya, termasuk dalam menimba ilmu tentang berbagai hal. Mereka selalu ingin belajar hal baru dan mengasah kemampuannya untuk mempelajari hal baru tersebut, bahkan tidak segan untuk menyediakan waktu luang cuma untuk belajar.

Salah satunya dengan belajar mengelola keuangan dan berinvestasi. Kalau orang kaya saja tidak pernah berhenti belajar, anda harusnya juga mencontohnya. 

Ke mana bisa belajar mengelola keuangan dan investasi? Ikuti workshop yang dilakukan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Info workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana Januari 2018 buka di sini https://bit.ly/WRD0118. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini https://bit.ly/PMM0118.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ikutan workshop Basic Financial Planning info lihat di sini https://bit.ly/BFP0118.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

Nah itu beberapa hal yang perlu kita pelajari dari pola pikir orang kaya. Terlihat jelas perbedaan perilaku orang kaya dan orang pada umumnya. Tentu hal ini dapat menjadi pembelajaran untuk lebih bisa mengatur pengeluaran dan dapat mempelajari kehidupan orang yang lebih dulu berhasil di depan kita.

Tidak perlu terlalu memaksakan diri untuk mengubah secara total mengenai pola pikir agar sama dengan pemikiran orang-orang kaya. Anda bisa mulai dari membenahi hal sederhana dulu seperti tidak berutang konsumtif. Dari hal sederhana tersebut anda bisa perlahan untuk mulai mengikuti pola pikir orang kaya tersebut.

Happy Planning.[]Sumber:detik

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.