08 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Besok, Kementerian ESDM Bahas Nasib Blok NSB, Siapa Saja yang Diundang?

...

  • PORTALSATU
  • 13 November 2019 19:40 WIB

Blok NSB. Foto: dokumen BPMA
Blok NSB. Foto: dokumen BPMA

BANDA ACEH – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengadakan pertemuan dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. Plt. Gubernur Aceh turut diundang untuk menghadiri pertemuan tersebut.

Pertemuan itu untuk membahas nasib pengelolaan Blok NSB (North Sumatera B) atau Wilayah Kerja B di Aceh Utara. Pasalnya, PT PHE selaku pengelola Blok NSB masih menggunakan kontrak sementara yang akan habis pada 17 November 2019.

Oleh karena itu, dibutuhkan kepastian agar perusahaan pelat merah itu tetap melanjutkan kegiatan. “Rencana kami akan undang semua pihak, hari Kamis," ujar Djoko Siswanto, Plt. Dirjen Migas Kementerian ESDM, dilansir katadata.co.id, 12 November 2019.

Namun, Djoko belum bisa membeberkan langkah yang akan disampaikan dalam pertemuan tersebut. "Nanti dibahas dalam pertemuan," ujar Djoko.

Sinyal pembicaraan kontrak Blok NSB dengan regulator lokal telah disampaikan Menteri ESDM, Arifin Tasrif, pekan lalu. Akan tetapi, Arifin belum menyebut kapan kepastian tanggalnya. “Nanti dengan BPMA,” kata dia, 6 November lalu.

Plt. Gubernur Aceh juga diundang

Informasi diperoleh portalsatu.com, Kementerian ESDM juga mengundang Plt. Gubernur Aceh untuk menghadiri pertemuan di Jakarta, Kamis (besok).

Selain Plt. Gubernur Aceh dan Plt. Kepala BPMA, pihak terkait lainnya yang diundang ialah Kepala SKK Migas, Kepala Biro Hukum Setjen Kementerian ESDM (KESDM), Sekretaris Ditjen Migas KESDM, Direktur Utama PT PHE dan General Manager PHE-NSB.

Plt. Kepala BPMA, Azhari Idris, dihubungi melalui WhatsApp, Rabu, 13 November 2019 malam, membenarkan pihaknya diundang oleh Kementerian ESDM untuk pertemuan di Jakarta, Kamis (besok), soal Blok NSB.

Seperti diketahui, mulanya Blok NSB yang dikelola PT PHE sejak Oktober 2015 setelah mengakuisisi hak kelola ExxonMobil, kontraknya berakhir pada 3 Oktober 2018. Menteri ESDM lalu menyetujui perpanjangan kontrak sementara sesuai usulan BPMA, yakni selama enam bulan, sejak 4 Oktober 2018 sampai 3 April 2019.

PHE kemudian mendapatkan kontrak sementara kedua berlaku 4 April hingga 3 Oktober 2019. Selanjutnya, PHE diberikan kontrak sementara pengelolaan Blok NSB selama 45 hari dan akan berakhir pada 17 November 2019.[](nsy

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.