15 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


BID Gabungan Nibong dan Syamtalira Aron: 'Mari Dukung Program Inovasi Desa'

...

  • PORTALSATU
  • 29 August 2019 19:30 WIB

Foto: Abel Pasai
Foto: Abel Pasai
Foto: Abel Pasai
Foto: Abel Pasai

LHOKSUKON – Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Nibong dan TPID Kecamatan Syamtalira Aron mengadakan Bursa Inovasi Desa (BID) gabungan dua kecamatan itu yang disebut Cluster II. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Nibong itu dibuka Asisten I Sekretariat Daerah Aceh Utara, Kamis, 29 Agustus 2019.

BID Cluster II tersebut melibatkan Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) serta Ketua dan Anggota TPID Kecamatan Nibong dan Syamtalira Aron sebagai panitia pelaksana. Kegiatan itu diikuti 162 peserta dari 54 desa atau tiga orang per desa, yakni geuchik, tuha peut dan perwakilan perempuan. Turut hadir perwakilan sejumlah lembaga/perusahaan yang berada di wilayah kecamatan setempat.

BID itu juga dirangkai dengan "Aksi Mendukung Program Inovasi Desa" dari berbagai pihak di Nibong dan Syamtalira Aron untuk membangkitkan semangat aparatur gampong dan masyarakat agar terus berinovasi.

“Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa ini sumber dananya dari Dana Operasional Kegiatan (DOK) TPID Kecamatan Nibong dan Syamtalira Aron,” ujar Razali, ketua panitia pelaksana.

Razali mengatakan, program inovasi desa tidak akan berhasil secara sempurna tanpa dukungan geuchik dan juga tuha peut. “Mohon nanti ketika kita sudah memilih apa yang menjadi inovasi desa kita, apa yang menjadi kesepakatan kita bersama dengan dipandu oleh rekan-rekan dari PD dan PLD agar dapat direalisasikan dalam APBG tahun 2020 di gampong kita masing-masing,” tuturnya.

Menurut dia, BID dapat diukur sejauhmana gampong bekomitmen terhadap ide-ide inovatif dan kreatif yang direalisasikan dan didanai melalui APBG tahun 2020 nanti. “Semoga BID bukan sekadar kegiatan seremonial saja. Mari sama-sama kita bangun dan majukan gampong kita menuju gampong yang mandiri dan inovatif,” kata Razali.

Asisten I Setda Aceh Utara, Dayan Albar, dalam sambutannya mengatakan,  Bursa Inovasi Desa merupakan upaya strategis pemerintah, terutama Kementerian Desa, untuk meningkatkan kualitas kegiatan di desa, khususnya yang dianggarkan oleh desa di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG). Di mana APBG yang berkualitas tentunya akan membuat banyak perubahan mendasar dalam masyarakat.

“Bursa Inovasi Desa (BID) adalah salah satu model Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID) mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan gampong, serta media belajar bagi gampong untuk memperoleh informasi dan kegiatan inovasi yang dapat mendukung pembangunan gampong,” ujar Dayan Albar. 

Dayan Albar melanjutkan, BID dilaksanakan untuk membantu gampong dalam meningkatkan kualitas pembangunan melalui pertukaran pengetahuan kegiatan yang inovatif untuk memberi inspirasi dan alternatif pilihan kegiatan bagi pembangunan gampong. 

“Kiranya lewat Bursa Inovasi Desa dapat menjembatani kebutuhan pemerintah gampong akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan gampong dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif, sehingga lebih berkomitmen membangun gampong. Tentunya dengan meningkatkan program yang lebih bermakna untuk membangun gampong,” tutur Dayan Albar.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.