16 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dua PMKS Masih Abaikan Hasil Kesepakatan TBS

...

  • SUDIRMAN
  • 01 October 2018 20:10 WIB

ilustrasi. @dokumen/istimewa
ilustrasi. @dokumen/istimewa

SUBULUSSALAM - Dua perusahaan perkebunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di Kota Subulussalam dilaporkan belum menaati hasil kesepakatan bersama terkait harga Tandan Buah Segar (TBS) meski mereka turut menandatangani MoU tersebut di Ruang Banggar DPRK, 17 September lalu.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Subulussalam, yang juga Ketua Tim Monitoring Harga TBS, Subangun Berutu, kepada portalsatu.com, Senin, 1 Oktober 2018, mengatakan kedua PMKS yang belum mengindahkan hasil kesepakatan bersama yakni PMKS PT Bumi Daya Abadi (BDA) dan PMKS PT Bangun Sempurna Lestari (BSL).

Da menjelaskan, untuk PT BDA harga TBS masih bertahan pada angka Rp1.110 per kilogram dan PT BSL Rp1.145 per kilogram di tingkat pabrik. Harga ini jauh dari yang diharapkan, sejatinya menembus angka Rp1.300  per kilogram merujuk hasil penetapan harga TBS tingkat Provinsi Aceh.

Sementara dua PMKS lainnya disebut mulai berusaha menyesuaikan harga TBS sesuai hasil kesepakatan bersama. Kedua perusahaan itu PMKS PT Global Sawit Semesta (GSS) bergerak naik Rp1.280 dan PT Samudera Sawit Nabati (SSN) Rp1.240 per kilogram.

"Kita apresiasi perusahaan yang sudah merespons ini, semoga nanti bisa menembus angka Rp1.300 per kilogram," ungkap Subangun Berutu didampingi Asisten II Sekda Subulussalam, Lidin Padang, sesaat sebelum bertolak ke PMKS GSS dalam rangka monitoring harga TBS setelah adanya kesepakatan bersama.

Subangun Berutu berharap PT BDA dan PT BSL segera merealisasikan hasil MoU yang ditandatangani bersama dengan pihak eksekutif, legislatif terkait harga TBS pada pertengahan September lalu.

"Patut kita berikan apresiasi kepada GSS dan SSN telah menaikkan harga TBS, sudah mendekati angka Rp1.300 per kilogram. Lantas kenapa BDA dan BSL tidak mengindahkan aturan yang telah mereka sepakati," kata Subangun Berutu mempertanyakan sikap perusahaan yang belum merespons kenaikan harga TBS. 

"Semoga dalam waktu dekat mereka segera menaikkan harga TBS seperti yang dilakukan GSS dan SSN," ujar Subangun Berutu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.