21 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


[Foto] Kondisi Pasar Induk Lhokseumawe yang Belum Difungsikan

...

  • Fazil
  • 16 October 2019 10:00 WIB

Pasar Induk Lhokseumawe di Ujong Blang belum difungsikan. Foto: Fazil/portalsatu
Dinding bangunan Pasar Induk Lhokseumawe tampak retak. Foto: Fazil/portalsatu
Bangunan kios di Kompleks Pasar Induk Lhokseumawe. Foto: Fazil/portalsatu
Atap bangunan Pasar Induk Lhokseumawe tampak rusak. Foto: Fazil/portalsatu

LHOKSEUMAWE - Pemko Lhokseumawe sampai saat ini belum memfungsikan Pasar Induk yang dibangun di Jalan Lingkar, Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti. Bangunan pasar itu dibangun sejak tahun 2015 sampai 2018 menghabiskan dana miliaran rupiah.

Pantauan portalsatu.com, Selasa, 15 Oktober 2019, di muka tembok bertuliskan "Pasar Induk (Terpadu) Kota Lhokseumawe, Banda Sakti, Lhokseumawe" tampak rumput liar menutupi tulisan tersebut. Rumput tebal juga menyemakkan halaman Pasar Induk itu.

Pintu gerbang  kompleks pasar itu tertutup rapat dan dikunci berantai dan bergembok. Tidak terlihat petugas keamanan di pos penjagaan.

Di dalam Kompleks Pasar Induk itu terdapat tiga “gudang komoditas” berdampingan dengan salah satu “gudang pendingin (cold storage)”. Selain itu, dua bangunan pasar yakni “Pasar Rakyat Ujong Blang”, dan “Pasar Rakyat Terpadu Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe”.

Sejumlah jendela kaca pada tiga “gudang komoditas” itu sudah hancur, seperti terkena batu.

Selain tiga gudang dan dua “pasar rakyat”, juga terdapat tempat bongkar muat barang yang berdiri tegak berwarna merah maron persis di samping “Pasar Rakyat Ujong Blang” dan “Pasar Rakyat Terpadu”. Namun, beberapa lembar atap spandek galvalum berwana merah maron itu sudah terlepas seperti diterpa angin.

Sedangkan di sejumlah titik dinding bagian dalam kedua pasar itu (“Pasar Rakyat Ujong Blang” dan “Pasar Rakyat Terpadu”) bercat warna hijau terlihat sudah retak-retak. Kondisi retak juga tampak di beberapa dinding lapak jualan yang terbuat dari beton di dalam bangunan pasar tersebut.

Kedua pasar itu memiliki 30 “kios” yang kabarnya akan diperuntukkan kepada para pedagang. Sebagian sudah dipasang pintu, sisanya terlihat masih terbuka.

Di dalam lapak jualan “Pasar Rakyat” tersebut, juga sudah terpasang bola lampu serta fasilitas pendukung lainnya, seperti kamar mandi yang sudah siap dimanfaatkan. Namun, bangunan menghabiskan anggaran negara miliaran rupiah itu belum difungsikan.

Kepala Disperindagkop-UKM Lhokseumawe, Ramli, dua kali dihubungi portalsatu.com, Selasa, 15 Oktober 2019 siang, tidak merespons panggilan masuk di telepon selulernya. Portalsatu.com kemudian mengirim pesan WhatsApp berisi konfirmasi rencana peresmian Pasar Induk, dan kondisi bangunan "Pasar Rakyat Ujong Blang" dan "Pasar Rakyat Terpadu" itu yang bagian dindingnya sudah retak.

"Bulan November 2019 rencananya (peresmian Pasar Induk)," kata Ramli via WhatsApp.

Namun, Ramli belum merespons soal kondisi bangunan pasar itu yang sebagian dindingnya sudah retak.(BacaPasar Induk Lhokseumawe, Belum Difungsikan Sudah Retak)[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.