17 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Hadiri Forum Bisnis Indonesia-India, Plt. Gubernur Paparkan Peluang Investasi di Aceh 

...

  • portalsatu.com
  • 25 November 2019 12:00 WIB

Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada acara Indonesia - India Businness Forum di Hotel Aryadhuta, Jakarta, 25 November 2019. (Foto: Humas BPPA/Zikrullah)
Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada acara Indonesia - India Businness Forum di Hotel Aryadhuta, Jakarta, 25 November 2019. (Foto: Humas BPPA/Zikrullah)

JAKARTA - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, M.T., menghadiri Indonesia - India Investment Business Forum, di Hotel Aryaduhata, Jakarta, Senin, 25 November 2019. Dalam forum tersebut, Nova menyampaikan Pemerintah Aceh ingin mengejar perkembangan ekonomi dalam kemitraan yang erat dengan negara-negara lain, terutama India.

Nova mengatakan, Pemerintah Aceh cukup senang bahwa pihaknya memiliki kesempatan untuk menghadiri pertemuan bisnis ke bisnis dengan para pemangku kepentingan bisnis dari India sebagai bagian dari upaya diplomasi ekonomi untuk meningkatkan kerja sama potensial.

"Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh, Pemerintah Aceh memiliki kebijakan dan peraturan yang mendukung kerja sama dengan lembaga internasional. Pemerintah Aceh bersama dengan Pemerintah Pusat berkomitmen menjalin kemitraan guna mempromosikan Provinsi Aceh sebagai salah satu tujuan terbaik untuk investasi," jelas Nova. 

Nova menyebutkan, Aceh juga memiliki infrastruktur pendukung terbaik dalam hal jalan, bandara, pelabuhan, dan listrik. Di sektor energi, kata dia, Pemerintah Aceh mencari investor potensial untuk membangun dan menjalankan pembangkit listrik terbarukan seperti panas bumi yang berlimpah sumber dayanya. 

"Proyek ini sejalan dengan kampanye nasional 35.000 MW yang diprakarsai oleh Presiden kita Joko Widodo belum lama ini," jelas Nova.

Nova turut menyinggung industri pariwisata Aceh, Zona Industri Ladong Aceh, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe terbuka untuk investor yang ingin berinvestasi. Pemerintah Aceh, lanjutnya, juga membuka peluang investasi di zona industri strategis lainnya untuk membangun pabrik atau berbagai industri. 

Menurut Nova, KEK Arun Lhokseumawe memiliki keunggulan geo-strategis yang dirancang guna menjadi bagian dari jaringan produksi global untuk kegiatan manufaktur bernilai tambah dalam minyak dan gas, petrokimia, energi dan industri agro. 

Terakhir, Nova mengatakan melihat pertumbuhan sektor pariwisata di Sabang yang dianggap sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Aceh, tentu sangat menjanjikan untuk meningkatkan akses ke Sabang melalui perjalanan udara, baik wisatawan domestik maupun internasional. 

"Pembukaan hubungan udara baru Sabang-Phuket tersebut, telah menjadi fokus kita untuk meningkatkan koneksi antarprovinsi di sub wilayah. Untuk merealisasikan hal ini, Sabang membutuhkan bandara yang dapat menampung pesawat berbadan lebar," jelas dia.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, mengatakan secara historis hubungan antara India dan Indonesia sangat dekat. Hal tersebut dibuktikan ketika ibukota negara pindah ke Yogyakarta, satu-satunya kedutaan yang ikut adalah India.

"Oleh karena itu, kita serius menjalin hubungan kerja sama ini di berbagai sektor, seperti sektor konstruksi, rumah sakit dll. Dengan kata lain, perkembangan kerja sama tersebut harus segera direalisasi, seperti pembangunan rumah sakit di Sabang yang sebelumnya telah disinggung oleh bapak Plt. Gubernur Aceh," ujar Pradeep Kumar.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh sudah bertemu kelima kalinya dengan Pemerintah India, dalam hal ini diwakili Duta Besar untuk membicarakan berbagai kerja sama tersebut. Selain itu, kedua belah pihak juga telah berkomitmen penuh dalam implementasi kerja sama itu.

Hadir dalam acara tersebut, Consellor Economic and Commersial, Mr. V Narayanan, dan sejumlah perusahaan India yang beroperasi di Indonesia. Sementara dari Aceh tampak hadir Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), Mahdi Nur, Ketua Kadin Aceh, Makmur Budiman, dan Staf Ahli Plt. Gubernur, Iskandar.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.