09 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Harga Gula Melonjak, Ini Desakan Falevi DPRA Kepada Pemerintah Aceh Soal Pangan

...

  • PORTALSATU
  • 25 March 2020 13:45 WIB

M. Rizal Falevi Kirani. Foto: istimewa
M. Rizal Falevi Kirani. Foto: istimewa

BANDA ACEH - Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi Kirani, menilai Pemerintah Aceh belum siap menghadapi kenaikan harga dan kelangkaan pangan di tengah kebijakan melarang masyarakat tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Misalnya, harga gula pasir kini melonjak hingga Rp22.000 - Rp25.000/Kg.

Falevi Kirani menyampaikan itu berdasarkan hasil pantauannya di beberapa pasar tradisional di Aceh. "Jika pemerintah tidak siap maka akan muncul gejolak ekonomi di tengah masyarakat," ungkap Rizal Falevi Kirani di Banda Aceh, Rabu, 25 Maret 2020.

Menurut Falevi, kesiapan Pemerintah Aceh dalam menghadapi Covid-19 juga harus mencakup kesiapan lainnya, seperti mengendalikan harga dan stok pangan jangan sampai terjadi kelangkaan. 

Falevi menyebutkan, sebagai dampak langsung dari panic buying Covid-19 ini telah terjadi kelangkaan dan lonjakan harga sembako di pasar. Misalnya, kata dia, gula yang sebelumnya di pasar Rp13.000/Kg per 24 Maret lalu, kini mencapai Rp22.000 - Rp25.000/Kg. 

Selain itu, kata Falevi, ditambah dengan sikap reaksinoner masyarakat dalam berbelanja kebutuhan pokok dengan memborong sembako karena khawatir bila tiba-tiba diberlakukan lockdown di Aceh. 

"Kita mendesak Pemerintah Aceh segera membuat skema penangan kondisi dengan langkah-langkah kongkret," tegas Falevi.

Falevi juga menyarankan Pemerintah Aceh menjalin kerja sama dengan sektor swasta yang selama ini menjadi distributor atau produsen pangan. “Melibatkan mereka dalam menghadapi krisis ini akan membuat kondisi sosial stabil,” ujarnya. 

Lankah lainnya, kata Falevi, pemerintah harus segera melaksanakan operasi pasar dan menindak tegas pengusaha yang melakukan penimbunan barang dan mempermainkan harga sembako di atas harga pasar. 

"Negara dalam hal ini pemerintah harus segera hadir mengontrol gerak ekonomi Aceh. Pembelian sembako oleh masyarakat juga harus dikontrol ketat," tegas Falevi.

Falevi meminta Dinas Perdagangan segera membuka posko pengaduan atau call center untuk menerima pengaduan masyarakat jika terdapat oknum atau tempat usaha yang melakukan penimbunan barang.

"Semua kita tahu bahwa wabah Covid-19 telah melumpuhkan pereknomian, bahkan ramalan ekonomi akan adanya resesi global 2020," pungkas Falevi Kirani.[](Khairul Anwar)

Lihat pula:

Ini Langkah Disperindag Aceh Atasi Kebutuhan Pangan Terkait Covid-19

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.