22 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Harga Naik, Produksi TBS Menurun, Ini Kata Apkasindo Subulussalam

...

  • SUDIRMAN
  • 05 November 2019 21:55 WIB

Subangun Berutu. Foto istimewa
Subangun Berutu. Foto istimewa

SUBULUSSALAM - Produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Kota Subulussalam sejak Oktober dilaporkan menurun drastis antara 20 hingga 40 persen dari sebelumnya. 

Di sisi lain, harga TBS terus bergerak naik di sejumlah pabrik menyusul naiknya harga sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Belawan, Medan Sumatera Utara Rp7.875 per kilogram.

Ketua Apkasindo Kota Subulussalam versi Munas Jakarta, Subangun Berutu kepada portalsatu.com, Selasa, 5 Novembet 2019 malam mengatakan tren menurun TBS, selain faktor grafiknya, juga disebabkan kurangnya perawatan selama ini, menjadi penyebab utama merosotnya produksi buah di tengah pergerakan TBS yang terus membaik.

Subangun menjelaskan produksi TBS di wilayah Kota Subulussalam berkisar 700 ton per hari di saat produksi buah dalam keadaan normal. Namun sejak Oktober menurun drastis berkisar antara 20 hingga 40 persen, diprediksi produksi buah saat ini hanya berkisar 400 sampai 500 ton per hari.

"Iya tren menurun produksi TBS ini diperkirakan sampai awal tahun," kata Subangun Berutu  salah satu delegasi mengikuti Konferensi IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) 2019 and 2020 Price Outlook di Nusa Dua Bali pada 30 Oktober-1 November lalu.

Sementara harga TBS terus bergerak naik di tingkat pabrik seperti PT BSL Rp1.220 per kilogram. Berikutnya PT GSS Rp1.290 per kilogram, lalu PT SSN Rp1.230 per kilogram dan PT BDA Rp1.160 per kilogram. Sedangkan harga di tingkat petani berkisar antara Rp1.000 sampai Rp1.140 per kilogram.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.