18 December 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Indahnya Perjalanan Kereta Api Stasiun Bungkaih

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 01 January 2017 11:15 WIB

LHOKSEUMAWE - Kereta Api Perintis Aceh di Stasiun Bungkaih, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara sangat indah jika dilihat dari udara. Jalur yang tersedia mulai dari Bungkaih - Krueng Geukuh - Krueng Mane, melewati hamparan sawah nan hijau.

Bermodalkan kamera profesional, Dji Drone dan kamera video, Zulfikar, 27 tahun, videographer dan cinematographer Bad House Studio (BHS) Lhokseumawe membuat video singkat tentang perjalanan naik kereta api di Stasiun Bungkaih.

Video yang diberi judul 'Pulkam (Kereta Api Aceh) itu diunggah ke YouTube pada 20 Desember 2016 lalu: pulkam (kereta api Aceh). Video itu juga bisa ditonton melalui Instagram (IG) @fiexarbenion.

"Proses pembuatan video sama sekali tidak ada halangan, karena masyarakat dan petugas Kereta Api ikut mendukung. Tujuan pembuatan video ini hanya untuk mengambil footage atau cuplikan video singkat tentang Stasiun Kereta Api Bungkaih. Mana tahu video ini bisa ikut mempromosikan Aceh, ya, Alhamdulillah," kata Fikar kepada portalsatu.com, Sabtu, 31 Desember 2016, malam.

Melalui video tersebut, pria yang baru melepas masa lajang itu ingin mengajak kawula muda mendukung pembangunan di Aceh, agar lebih baik maju lagi di masa mendatang. Sebagai pendukung, ia mengajak serta tim Bad House Studio dan Lhokseumawe North Aceh (LNA) Hip-hop.

Menurut Fikar, secara umum, Stasiun Kereta Api Bungkaih sudah cukup baik, hanya perlu ditingkatkan di bagian pelayanan saja. "Bukan berarti pelayanannya tidak bagus. Hanya saja ditingkatkan agar lebih bagus lagi. Satu lagi, jika bisa rutenya bisa sampai ke Banda Aceh-Medan," ucapnya, lalu melepas tawa.

Sesuai dengan judul video 'Pulkam' alias pulang kampung, Fikar ikut mengisi musik DJ Snake & Kygo ft Zayn yang berjudul 'Home'.

"Aceh geutanyoe ka mulai maju, yak rakan sama-sama ta lestarikan objek wisata yang na di Aceh. Meunye ken geutanyoe pemuda pemudi asli Aceh, soe laen yang jeut peubangga Aceh. Aceh geutanyoe, Aceh loen sayang," ujar Fikar yang berprofesi sebagai perawat itu.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.