20 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata BPMA Soal Potensi Migas Aceh

...

  • MUDIN PASE
  • 16 January 2019 16:30 WIB

Ilustrasi Blok Migas di lepas pantai. Foto: dok. katadata.co.id
Ilustrasi Blok Migas di lepas pantai. Foto: dok. katadata.co.id

BANDA ACEH - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menyatakan Aceh punya potensi migas yang lumayan besar.

"Namun industri migas industri padat modal dan teknologi. Oleh karenanya, tidak serta merta potensi yang ada langsung bisa ditambang," kata Kepala Bidang Humas dan Kelembagaan BPMA, Achyar Rasyidin melalui keterangan dikirim via e-mail kepada portalsatu.com, pekan lalu.

Menurut Achyar, BPMA terus  mendorong pelaku migas untuk berinvestasi di Aceh. Kewenangan dari pusat akan sangat membantu Aceh berhubungan dengan investor. "Tentu saja koordinasi sesuai ketentuan terus kami lakukan," ujarnya.

Achyar menyebut beberapa potensi migas di Aceh. Yakni, hasil seismic yang diselesaikan pada akhir tahun lalu di perairan Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen, tepatnya di Blok Andaman III yang dikelola oleh KKKS Andaman Talisman BV memproyeksikan bahwa Aceh masih punya potensi migas cukup besar.

Talisman Andaman yang berada di bawah perusahaan Repsol asal Spanyol ini telah berkomitmen untuk melakukan pengeboran 1 sumur dengan nama Rencong 1X pada kuartal ketiga 2019.

Ada 3 blok lainnya yang di bawah kewenangan SKK Migas di wilayah perairan Utara Aceh sedang melakukan kegiatan ekplorasi yaitu Blok Andaman I, Andaman II dan Andaway (Arakundo). Ketiga blok ini dieksplorasi Mubadala Petroleum, Premier Oil, Repsol Exploration dan Pertamina.

Aceh memiliki potensi di perairan Selatan Aceh yang saat ini dalam proses studi bersama (joint study). Saat ini ada WK Offshore Southwest Aceh (perairan Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Singkil) dikerjakan Conrad Petroleum dengan total area 8700 km2 dan Offshore Northwest Aceh (perairan Kabupaten Nagan Raya dan Abdya) dengan total area 9400 km2.

Sementara WK offshore NW Sumatra (lepas pantai Simeuleu) yang ditinggalkan Total E&P Indonesia masih berstatus terbuka untuk diambil oleh KKKS yang berminat untuk melakukan sea eksplorations.

"Mohon doa masyarakat Aceh potensi ini menghasilkan. Dan Aceh akan mendapat manfaat yang besar," kata Achyar.[]
 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.