23 May 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Pedagang dan Wali Kota Soal Harga Daging Meugang di Banda Aceh

...

  • PORTALSATU
  • 15 May 2018 17:25 WIB

Pedagang daging meugang di Pasar Beurawe, 15 Mei 2018. @Jamaluddin
Pedagang daging meugang di Pasar Beurawe, 15 Mei 2018. @Jamaluddin

BANDA ACEH - Harga daging meugang di Pasar Beurawe, Banda Aceh, Rp140 ribu sampai Rp160 ribu per kilogram, Selasa, 15 Mei 2018.

“Kami menjual daging segar mak meugang seharga 140 ribu per kilogram,” ujar Khairuddin (35), salah seorang pedagang daging sapi di Beurawe kepada portalsatu.com. “Para penjual daging mak meugang lainnya di Beurawe, menjual daging dengan harga bervariasi, tertinggi mencapai Rp160 ribu per kilogram,” katanya.

Pemuda asal Sibreh itu mengaku saban hari menjual daging sapi di Beurawe, usai Subuh sampai siang. Menurut dia, khusus hari meugang, pihaknya menyembelih empat sampai lima sapi untuk dijual kepada masyarakat.

“Jika hari mak meugang, aktivitas berdagang kami sesuaikan dengan keadaan pasar, dengan waktu yang tak terbatas,” kata Khairuddin. “Rata-rata warga membeli satu sampai dua kilogram daging,” ujar dia lagi.

Menurut dia, hari-hari biasanya hanya ada tiga pedagang daging di Pasar Beurawe, termasuk dirinya. “Jika hari biasa harga daging hanya Rp130 ribu per kilogram, dan memerlukan satu sapi saja,” kata Khairuddin.

Tak jauh beda

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, dan Wakil Wali Kota, Zainal Arifin, memantau harga dan ketersediaan stok daging meugang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1439 H, Selasa. Bersama Kepala SKPK terkait, keduanya meninjau sejumlah pasar daging meugang. Di antaranya, pasar daging Peunayong, Beurawe, Ulee Kareng, dan Peuniti.

“Harga daging meugang 2018 tidak jauh berbeda dengan tahun lalu yakni di kisaran Rp130-150 ribu per kilo. Jadi, harga daging stabil walau memang sedikit lebih tinggi dari harga pada hari biasa,” kata Aminullah, dikutip dari siaran pers dikirim Humas Setda Banda Aceh kepada portalsatu.com.

Pemko Banda Aceh juga akan memastikan kebutuhan pokok seperti beras dan gula, tidak mengalami lonjakan harga dalam bulan puasa ini. “Kita bekerja sama dengan Bulog dan lembaga-lembag lain untuk menggelar pasar murah di beberapa titik untuk menjaga kestabilan harga,” ujar Aminullah.

“Kita sudah perhitungkan semua, dan stoknya cukup hingga dua bulan ke depan. Stoknya selalu kita kontrol untuk menjamin kebutuhan warga kota, dan harganya juga harus selalu terkendali,” kata Wali Kota Banda Aceh itu.[]

Penulis: Jamaluddin.

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.