20 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Investor Ingin Investasi di Aceh Barat, Ini Kata Bupati

...

  • ANTARA
  • 06 September 2019 19:30 WIB

Bupati Aceh Barat Ramli MS menerima kunjungan Direktur Globalports PTE LTD, Hendry Teh Kok Kheng di Meulaboh, Jumat (6/9/2019). (ANTARA/Dok. Pemkab Aceh Barat)
Bupati Aceh Barat Ramli MS menerima kunjungan Direktur Globalports PTE LTD, Hendry Teh Kok Kheng di Meulaboh, Jumat (6/9/2019). (ANTARA/Dok. Pemkab Aceh Barat)

MEULABOH - Investor asal Singapura, Globalports PTE LTD, menyatakan keinginannya untuk berinvestasi di Kabupaten Aceh Barat dalam bidang pengembangan listrik hemat energi guna mengembangkan sumber daya alam (SDA) di daerah itu.

Perusahaan itu juga ingin melakukan pemanfaatan air sungai yang diolah menjadi air bersih yang bisa di minum secara langsung oleh masyarakat.

"Semua teknologi yang akan kita gunakan dalam investasi ini, bisa dikontrol hanya melalui aplikasi handphone android. Kita juga siap bekerja sama dengan perusahaan air minum daerah," kata Direktur Globalports PTE LTD, Hendry Teh Kok Kheng, dalam presentasinya di Meulaboh, Jumat, 6 September 2019.

Apabila rencana investasi tersebut jadi dilakukan, kerja sama yang akan dilakukan pihaknya dengan Pemkab Aceh Barat dengan pola partnership menguntungkan kedua belah pihak. Nantinya, keuntungan yang diperoleh dalam kerja sama investasi tersebut akan dibagi dua yakni 50 persen untuk perusahaan dan 50 persen bagi pendapatan asli daerah (PAD).

"Karena kalau pun kita rugi, ya rugi sama-sama. Kalau untung juga begitu, sama-sama untung," katanya.

Hendry menambahkan, perusahaannya juga berpengalaman dalam mengelola bandara dan pelabuhan di Asia dan Eropa, serta mempunyai tim yang mengelola bandara di Nice, Perancis dan Pelabuhan di Southampton, Inggris.

Menurut dia, pihaknya baru-baru ini juga menanamkan modalnya mengelola bandara dan pelabuhan di Sabang dan Halmahera, Maluku Utara.

Dengan adanya investasi tersebut, pihaknya juga berminat untuk mengembangkan wisata karena di Aceh Barat memiliki potensi yang lebih bagus dan strategis seperti di Pulau Bali, serta memiliki budaya yang khas dan berbeda yang tidak dimiliki daerah lain.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Ramli MS menyampaikan pemerintah daerah sangat setuju dengan tawaran dari investor Singapura, yang menginginkan agar keuntungan dari investasi tersebut nantinya dibagi 50 persen antara investor dan daerah.

Tentunya, hal tersebut harus dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak agar adanya komitmen dan saling menguntungkan, sekaligus mengantispasi keraguan dan menghindari hal yang tidak diinginkan ke depan.

Ramli berharap rencana membangun proyek listrik hemat energi dan pengelolaan air bersih di Aceh Barat segera dilakukan karena investasi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Reporter: Teuku Dedi Iskandar.[]Sumber: antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.