17 August 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Irwan Djohan Pertanyakan Indikator Data BPS Terkait Angka Kemiskinan di Aceh

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 11 August 2017 22:40 WIB

Teuku Irwan Djohan. @M. Saifullah/portalsatu.com
Teuku Irwan Djohan. @M. Saifullah/portalsatu.com

BANDA ACEH - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irwan Djohan, mengaku miris dengan posisi Aceh yang berada di peringkat keenam provinsi termiskin di Sumatera tahun 2017. Dia menginginkan para pihak untuk mencari penyebab meningkatnya angka kemiskinan ini.

"Ini membuat kita miris, tetapi ini kita harus cari penyebab-penyebabnya," kata Irwan Djohan, saat rapat koordinasi dengan BPS di Ruang Bangar, DPRA, Jumat, 11 Agustus 2017.  

Dalam pertemuan tersebut, Irwan Djohan juga mempertanyakan valid atau tidaknya data yang dimiliki BPS. Dia juga mempertanyakan faktor penyebab peningkatan kemiskinan di Aceh, akar persoalan serta indikator sehingga terjadi peningkatan persentase jumlah penduduk miskin.

Dia menyebutkan dalam 10 tahun terakhir Aceh menjadi provinsi terbaik dalam mengatasi kemiskinan. 

"Saya sudah mempelajari data Aceh secara komprehensif selama 5 tahun ini dan data 10 tahun terakhir. Alhamdulillah ternyata kita harus bahagia juga, ternyata dalam 10 tahun terakhir, dari 10 provinsi di Sumatera, Aceh justru progress dalam mengatasi kemiskinan terbaik dan lima tahun terakhir juga begitu," katanya.

Dia menyebutkan adanya penurunan tingkat kemiskinan di Aceh sekitar 2,57 persen. Angka ini, menurut Irwan, terbaik di Sumatera.

"Di bawahnya ada Lampung 2,49 persen sedangkan provinsi lain cuma satu koma dan nol koma," ujarnya lagi.

Irwan Djohan mengakui selama kepemimpinan Irwandi-Nazar periode 2007-2012, penurunan Angka kemiskinan mencapai lebih kurang 7 persen. Dia berharap angka tersebut dapat meningkat lagi di masa kepemimpinan Irwandi-Nova.

"Kalau ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan bekerja sama dengan legislatif, kita berharap bisa lebih baik dari 2,57 persen. Kita Katakanlah rata-ratanya 4 persen, maka di tahun 2022 dan berakhirnya masa Pak Irwandi nanti, harapan saya, kita bisa menduduki persentase tingkat kemiskinan itu menjadi 12 persen," kata Irwan.

Sebagai catatan, persentase penurunan tingkat kemiskinan di Aceh untuk jangka waktu lima tahun pada periode 2007-2012 sebesar 7,19 persen. Sementara pada periode 2012-2017 sebesar 2,57 persen. Jika ditotalkan untuk jangka waktu 10 tahun maka terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 9,76 persen.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.