08 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kapal Motor Bantuan KKP Terbengkalai di Aceh Besar

...

  • PORTALSATU
  • 27 August 2019 15:30 WIB

Foto: portalsatu.com
Foto: portalsatu.com
Foto: portalsatu.com
Foto: portalsatu.com

JANTHO – Kapal Motor bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2016 terbengkalai di Aceh Besar. Sejak diterima pengujung 2016 sampai saat ini boat (kapal) tersebut teronggok di pinggir pantai, belakangan masjid Gampong Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Lokasi itu masuk dalam Kawasan PPI Lambada Lhok.

Pada lambung Kapal Motor (KM) itu tertulis “KM. NELAYAN. 2016. 193”. Ada pula logo Kementerian Kelautan dan Perikanan pada boat tersebut.

Seorang nelayan setempat, Nurdin, kepada portalsatu.com, Selasa, 27 Agustus 2019, mengatakan, boat ukuran sedang itu diserahkan pihak KKP melalui  Panglima Laot pada akhir 2016 silam. "Ada banyak boat bantuan seperti ini diserahkan di Krueng Raya (Aceh Besar) tahun 2016. Kayaknya semua tidak dimanfaatkan" ujar pria yang dipanggil Pak Din itu.

Menurut Nurdin, konstruksi boat itu tidak sesuai dengan perairan Aceh Besar. "Jarak baling dan bentuk depan yang tidak lancip, membuat boros solar dan tidak lincah bergerak," ucapnya.

Padahal, menurut Nurdin, kondisi boat itu cukup bagus. Sebab walau konstruksinya kayu, tapi seluruh badan boat dilapisi fiberglass. "Daya tahannya lebih bagus," ungkap dia.

Sepengetahuan Nurdin, dahulu saat diserahkan ke kelompok nelayan setempat, boat lengkap dengan alat tangkap. Namun, kata dia, nelayan tidak punya modal kerja untuk mengoperasikan boat tersebut.

"Bantuan dijemput di Krueng Raya, untuk solar membawa ke sini harus dengan uang Panglima Laot," kata Nurdin. "Untuk sekali melaut, boat ini butuh modal besar. Jadi, tidak ada modal. Lagi pula boat model ini untuk melaut jaraknya jauh dan lama. Sedangkan di sini nelayan biasa berangkat habis Subuh, pulang waktu Zuhur,” ujar nelayan itu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.