19 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Lagi, Menteri ESDM Setujui Pengelolaan Blok NSB Untuk PHE 6 Bulan

...

  • PORTALSATU
  • 02 April 2019 23:00 WIB

Azhari Idris. Foto dok. portalsatu.com/Fazil
Azhari Idris. Foto dok. portalsatu.com/Fazil

LHOKSEUMAWE - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, kembali menyetujui pengelolaan Blok North Sumatra B (NSB) di Aceh Utara untuk PT Pertamina Hulu Energi selama enam bulan ke depan.

"Menteri ESDM telah memberikan persetujuan pengelolaan sementara selama enam bulan terhitung dari 4 April 2019 kepada kontraktor eksisting yaitu Pertamina Hulu  Energi (PHE) NSB," kata Plt. Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Azhari Idris, menjawab portalsatu.com melalui pesan WhatsAap, Selasa, 2 April 2019, malam.

Ditemui usai peresmian Operasional Pusat Logistik Berikat (PLB) PT Perta Arun Gas, di Pelabuhan PAG, Blang Lancang, Lhokseumawe, Selasa siang, Azhari Idris mengatakan BPMA memang mengajukan kepada Menteri ESDM agar menyetujui pengelolaan sementara Blok NSB untuk PHE selama enam bulan. Pada Selasa siang tadi ia masih menunggu konfirmasi dari Menteri ESDM terkait status usulan tersebut. Usai siang, Azhari mendapatkan konfirmasi bahwa Menteri ESDM sudah memberikan persetujuan.

Azhari menyebutkan, alasan BPMA mengusulkan perpanjangan pengelolaan sementara Blok NSB selama enam bulan untuk PHE, karena saat ini Pemerintah Aceh sedang berkomunikasi dengan pemerintah pusat. "Tentang mekanisme kontrak jangka panjang untuk 20 tahun itu seperti apa. Jadi sedang didiskusikan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Blok NSB yang dikelola PT PHE sejak Oktober 2015 setelah mengakuisisi hak kelola ExxonMobil, kontraknya berakhir pada 3 Oktober 2018. Menteri ESDM lalu menyetujui perpanjangan kontrak sementara sesuai usulan BPMA, yakni selama enam bulan, sejak 4 Oktober 2018 sampai 3 April 2019.

Sebelumnya, Menteri ESDM juga sudah memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Aceh untuk PHE hingga tahun 2038. Kontrak pengelolaan untuk 20 tahun itu menggunakan skema gross split atau bagi hasil dengan meniadakan pengembalian biaya operasi (cost recovery) yang berlaku sejak 16 Oktober 2018. (BacaKementerian ESDM Perpanjang Kontrak Blok NSO di Aceh Untuk PHE Hingga 2038)[](idg)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.