26 November 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Mangkrak di Provinsi Lain, Mesin Es Berproduksi di Lhokseumawe, Ini Kata TA. Khalid

...

  • PORTALSATU
  • 28 October 2020 15:40 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI TA. Khalid dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad menunjukkan hasil produksi es saat peresmian Unit Usaha Ice Flake Cempaka Putih di Hagu Barat Laut . Foto: istimewa
Anggota Komisi IV DPR RI TA. Khalid dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad menunjukkan hasil produksi es saat peresmian Unit Usaha Ice Flake Cempaka Putih di Hagu Barat Laut . Foto: istimewa

LHOKSEUMAWE – Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. H. TA. Khalid, M.M., meresmikan pengoperasian dua mesin ice flake dikelola Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya Desa Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Rabu, 28 Oktober 2020.

Dua mesin produksi es itu merupakan bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk kelompok masyarakat provinsi di luar Aceh, beberapa tahun lalu. Karena kedua mesin tersebut tidak difungsikan (mangkrak), TA. Khalid sebagai Anggota Komisi IV DPR RI (salah satu mitra kerjanya KKP RI), mengadvokasi hingga bantuan itu diberikan kepada Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya Desa Hagu Barat Laut.

Dua mesin dengan kepasitas produksi tiga ton es per hari tersebut sekarang sudah dioperasionalkan untuk melayani kebutuhan es bagi nelayan dan pelaku usaha kecil di Lhokseumawe.

Peresmian Unit Usaha Ice Flake ‘Cempaka Putih’ milik Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe H. Yusuf Muhammad, Ketua DPC Partai Gerindra Lhokseumawe H. Ismuha Ismail, Pimpinan dan Anggota DPRK Lhokseumawe dari Fraksi Gerindra, unsur Muspika Banda Sakti, Geuchik Hagu Barat Laut, pimpinan dayah, dan masyarakat setempat.

Menjawab wartawan usai peresmian Unit Usaha Ice Flake ‘Cempaka Putih’ itu, TA. Khalid menjelaskan, mulanya pengurus Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya Hagu Barat Laut menjumpai dirinya menyampaikan kebutuhan es di Lhokseumawe.

“Setelah saya turun ke lapangan memang Lhokseumawe butuh (mesin produksi) es. Karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat, saya mencari di mana ada bantuan KKP berupa mesin produksi es yang tidak berproduksi. Akhirnya saya dapat dua mesin mangkrak itu di provinsi lain, salah satunya di Indonesia wilayah timur, saya advokasi untuk diberikan kepada Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya Hagu Barat Laut, Lhokseumawe, supaya dioptimalkan,” kata TA. Khalid yang juga Ketua DPD Gerindra Aceh.

TA. Khalid merasa bersyukur hasil advokasinya itu sekarang bermanfaat untuk masyarakat Lhokseumawe. “Alhamdulillah, walaupun mesin ini keluaran tahun lama, koperasi ini berhasil memaksimalkan, malah ada alat dari mesin lama itu yang hilang, dibeli lain dengan uang mereka sendiri, termasuk freezer box (tempat penyimpanan es). Tentu ini sangat luar biasa, saya merasa bangga dan terharu atas optimalisasi mesin produksi es yang dilakukan koperasi ini,” tuturnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra itu berjanji akan memperjuangkan bantuan kendaraan pengangkut es untuk Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya Hagu Barat Laut yang mengelola unit usaha ice flake tersebut. “Karena mereka butuh viar, kendaraan roda tiga, supaya es tidak mencair saat dibawa ke tempat konsumen,” ucap TA. Khalid.

Dalam sambutannya pada acara peresmian pengoperasian mesin produksi es itu, TA. Khalid kembali mengingatkan masyarakat agar mengoptimalkan setiap bantuan diberikan pemerintah.

“Jangan dijual lagi setelah menerima bantuan. Kalau ada masyarakat yang menjual bantuan pemerintah, saya minta aparat penegak hukum menangkap pelakunya. Ini selalu saya ingatkan supaya berubah mindset (pola pikir). Karena kalau bantuan dijual untuk dibagi-bagikan uangnya berapalah. Harapan saya, masyarakat penerima batuan harus amanah, kelola dengan baik dan maksimal agar bermanfaat untuk banyak orang,” tegas TA. Khalid.

Ketua DPC Gerindra Lhokseumawe, Ismuha Ismail, mengatakan anggota Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya Hagu Barat Laut yang mengelola mesin produksi es itu juga membutuhkan storage (tempat penyimpanan es). “Hasil koordinasi dengan Pak Wakil Wali Kota Lhokseumawe, beliau akan membantu fasilitas storage ini pada tahun 2021. Untuk sementara kita gunakan freezer box sebagai tempat penyimpanan es agar tidak mencair,” ujar Ismuha dalam sambutannya saat peresmian unit usaha ice flake itu.

Menurut Ismuha, Koperasi Produsen Serba Usaha Mon Jaya memberikan es secara gratis kepada masyarakat Hagu Barat Laut yang mengadakan hajatan. “Es ini gratis untuk warga Hagu Barat Laut yang mengadakan kenduri. Pemberian hak istimewa ini sudah kita sampaikan kepada Geuchik Hagu Barat Laut dan telah diumumkan kepada masyarakatnya,” tutur Ismuha.

Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad mengatakan selama ini kebutuhan es untuk masyarakat Lhokseumawe termasuk nelayan disuplai dari Bireuen. “Oleh karena itu, Pemko Lhokseumawe sangat mendukung unit usaha ice flake ini dikelola secara maksimal agar bermanfaat, karena produksi es selalu dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Yusuf Muhammad menyampaikan apresiasi kepada TA. Khalid yang telah mengadvokasi bantuan mesin produksi es itu untuk kebutuhan masyarakat Lhokseumawe. “Kita berharap TA. Khalid sebagai Anggota DPR RI terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh,” ucap Wakil Wali Kota Lhokseumawe.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.