18 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Nelayan Simeulue Terima Bantuan Perahu, Bupati: Harus Produktif, Jangan 'Setengah Tiang'

...

  • PORTALSATU
  • 07 November 2019 20:45 WIB

Bupati Erly Hasim (pakai peci) uji coba perahu bantuan. Foto: Egar
Bupati Erly Hasim (pakai peci) uji coba perahu bantuan. Foto: Egar

SIMEULUE - Belasan perahu fiber bermesin duduk lengkap dengan perlengkapan alat pancing dan life jaket, diserahkan Bupati Simeulue, Erly Hasim, kepada tiga kelompok nelayan di kabupaten setempat, Kamis, 7 November 2019

Tiga kelompok nelayan penerima bantuan perahu binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue itu, yakni kelompok nelayan Pulau Sarok, kelompok nelayan Rajawali serta kelompok nelayan Hidup Bersama.

Perahu bantuan berjumlah12 unit itu diharapkan digunakan sebaik mungkin oleh nelayan untuk menjadi faslitas memacu peningkatan perekonomian. Selain itu, harus benar-benar nelayan aktif, bukan nelayan tidak produktif seperti "nelayan berdasi" atau nelayan "setengah tiang".

"Dengan adanya bantuan perahu lengkap dengan alat pancing ini, nelayan harus betul-betul memanfaatkan bantuan ini untuk dapat meningkatkan perekonomiannya. Kita harapkan juga nelayan harus produktif. Jangan menjadi nelayan berprofesi ganda, seperti nelayan berdasi atau nelayan setengah tiang," kata Bupati Erly Hasim.

Bupati Erly Hasim juga menyahuti keluhan terkait pentingnya tersedia fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) khusus untuk nelayan. Hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Simeulue dengan pihak Pertamina, SPBN itu akan direalisasikan tahun 2020. 

"Sangat penting tersedianya SPBN khusus penyedia BBM untuk para nelayan. Hasil dari koordinasi kita dengan pihak Pertamina, tahun 2020 akan direalisasikan. Termasuk pemindahan Kantor DKP di kawasan pelabuhan nelayan untuk memudahkan interaksi antara nelayan dan DKP.  Kita juga sedang melobi Pemerintah Pusat dan investor pengalengan ikan dapat tersedia di Kabupaten Simeulue " kata Erly Hasim. 

(Perahu bantuan yang diserahkan kepada nelayan Kabupaten Simeulue. Foto: Egar)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue, Isdawati, kepada portalsatu.com, mengatakan bantuan perahu untuk kelompok nelayan lengkap dengan perlengkapan alat pancing dan life jaket untuk keselamatan itu senilai lebih Rp600 juta bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2019. 

DKP Simeulue mengingatkan kepada nelayan yang menerima bantuan perahu itu agar tidak disalahgunakan atau diperjualbelikan. 

"Sangat jelas sanksinya, apabila nantinya kedapatan ada yang salah gunakan dan ada yang menjual bantuan ini, maka siap-siap menerima sanksinya. Kita tarik dan diserahkan kepada yang lebih membutuhkan. Jaga aset bantuan ini karena memperjuangkannya ke Pemerintah Pusat tidak semudah membalikan telapak tangan," tegas Isdawati.[]

Penulis: Egar Shabara

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.