26 November 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Orang Kaya Tahan Belanja, si Miskin Buang-Buang Duit

...

  • OKEZONE
  • 15 November 2020 09:00 WIB

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hidayat Amir membeberkan perbedaan orang kaya dan orang miskin dalam mengelola keuangan di tengah corona dan Indonesia resesi.

Salah satu penyebab dari masih rendahnya pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 adalah rendahnya konsumsi rumah tangga. Hal ini karena para kelas menengah masih menanhan untuk belanja sehingga konsumsi -4,04% di kuartal III-2020. .

Menurut Hidayat, kelas menengah atas masih menahan konsumsi karena situasi yang juga belum kembali normal, sehingga para kelas menengah ini memilih untuk menyimpan uangnya. 

Adapun uang yang biasanya dikeluarkan kelas menengah atas untuk berbelanja, kini lebih banyak untuk ditabung. Sehingga tak heran jika Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan nasional tumbuh hingga 11% di Agustus 2020.

“Orang enggak akan lagi makan di resto, ada tapi enggak sebanyak biasanya, pola itu jadi sangat terbatas, sehingga kelas menengah atas tertahan konsumsinya, uangnya tertinggal di perbankan jadi saving. Makanya indikator DPK meningkat,” jelasnya

Sedangkan untuk golongan menengah bawah, justru lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk konsumsi. Mengingat, pemerintah juga memberikan berbagai macam bantuan dari mulai Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa uang cash atau bantuan sosial berupa sembako.

“Kelas bawah saya bisa yakinkan orang-orang menengah bawah justru mendapatkan bantuan. Jadi konsumsi mereka bisa tetap tumbuh,” kata Hidayat.[]sumber:okezone

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.