22 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pabrik Pengolahan Tuna Dibangun di Lampulo, Ini Kata Gubernur Aceh

...

  • PORTALSATU
  • 02 November 2017 19:00 WIB

Gubernur Irwandi Yusuf meletakkan batu pertama pembangunan Pabrik PT Yakin Pasifik Tuna di Lampulo, Banda Aceh, 2 November 2017. @Humas Aceh/Saiful Azmi
Gubernur Irwandi Yusuf meletakkan batu pertama pembangunan Pabrik PT Yakin Pasifik Tuna di Lampulo, Banda Aceh, 2 November 2017. @Humas Aceh/Saiful Azmi

BANDA ACEH – Gubernur Irwandi Yusuf mengatakan, potensi di sektor perikanan Aceh belum tergarap dengan maksimal. Padahal, tiga sisi Aceh berbatasan langsung dengan laut sehingga menjadikan provinsi ini salah satu kawasan yang memiliki sumber daya kelautan sangat besar.

"Hal ini wajar, mengingat Aceh memiliki luas kawasan laut mencapai 295 ribu km; dengan panjang garis pantai mencapai 2.666 km," ujar Gubernur Irwandi pada acara peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Pengolahan Ikan Tuna, PT Yakin Pasifik Tuna, di Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Banda Aceh, Kamis, 2 November 2017.

Gubernur berharap, perusahaan pengolahan tuna tersebut dapat tumbuh dan berkembang sehingga akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi perikanan Aceh, meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan mampu menjadi sumber pendapatan bagi Aceh.

Menurut gubernur, potensi perikanan Aceh diperkirakan mencapai ratusan ribu hingga jutaan ton per tahun. Salah satu jenis ikan yang menjadi produk perikanan andalan Aceh adalah tuna. Dengan citarasa yang lezat dan kandungan gizi sangat tinggi, ikan tuna banyak digemari. Bukan hanya oleh masyarakat Indonesia, melainkan juga seluruh masyarakat dunia. "Oleh sebab itu, wajar jika produksi ikan tuna ini sangat penting untuk dikembangkan," ujarnya.

Mengutip data Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, gubernur mengatakan, produksi ikan tuna yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Lampulo pada 2016 sebanyak 2.459 ton, meningkat dibanding 2015 yang sebesar 2.119 ton. Dari jumlah tersebut, ada yang dijual untuk konsumsi lokal. Ada pula dijual ke wilayah Sumatera Utara hingga diekspor ke mancanegara.[](rel)

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.