21 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Panen Raya Petani Abdya: Masih Basah Langsung Ditampung Tengkulak Rp4.700/Kg

...

  • PORTALSATU
  • 22 October 2018 18:20 WIB

Petani merontokkan padi hasil panen di sawah di Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya, 22 Oktober 2018. @portalsatu.com/Suprian
Petani merontokkan padi hasil panen di sawah di Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya, 22 Oktober 2018. @portalsatu.com/Suprian

BLANGPIDIE - Para petani di Aceh Barat Daya (Abdya) Aceh merasa gembira memasuki musim panen raya padi 2018. Selain produksi melimpah, harga gabah di tingkat petani juga tinggi di atas harga pembelian pemerintah (HPP).    

Ketua Kelompok Tani Sabe-Sabena Desa Ie Lhob, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya, Kamaruddin, Senin, 22 Oktober 2018, mengatakan produksi padi milik petani di daerahnya pada musim panen gadu rata-rata 7 ton/hektare. Harga ditampung tengkulak Rp4.700/kg untuk gabah basah.  

“Alhamdulillah, kami bersyukur pada Allah SWT yang telah memberikan rahmat pada kami. Hasil panen padi kali ini sangat memuaskan petani. Satu hektare sawah mendapat hasil rata-rata 7 ton. Harga gabah basah yang ditampung oleh tengkulak juga mahal,” tutur Kamaruddin.

Gabah basah dimaksud yaitu padi baru dipanen di sawah dengan alat mesin pertanian (alsintan) modern ‘combine harvester’. Setelah panen, gabah tidak dikeringkan lagi, tapi langsung dijual ke tengkulak.

“Masih basah-basah langsung ditampung tengkulak dengan harga Rp4.700/kg. Kalau gabahnya sudah kering itu lebih mahal lagi dibeli pedagang di tingkat petani mencapai Rp5000/kg,” ujar Kamaruddin.

Kamaruddin mengatakan, rata-rata petani di daerahnya lebih memilih menjual gabah basah ke pedagang lantaran bisa cepat dapat uang. Sementara jika menjual gabang kering, proses pengeringan membutuhkan lagi tenaga kerja dan biaya. Selain itu, musim panen raya kali ini bertepatan dengan musim hujan.

Di atas HPP

Sebelumnya, Kepala Perum Bulog Sub-Divre VI Wilayah Blangpidie, Sailan, mengaku pihaknya belum bisa menyerap gabah petani di Abdya meskipun musim panen raya padi sawah sedang berlangsung.

Pasalnya, menurut Sailan, harga gabah kering panen (GKP) di pasaran dalam wilayah Abdya sekarang masih sangat tinggi, rata-rata di atas Rp 5000/kg. Sementara HPP Rp4.070/kg.

“Jika ke depan harganya sudah stabil sesuai HPP, insya Allah, semua hasil panen padi petani Abdya kita tampung melalui mitra kerja Bulog,” ujarnya.[] (Suprian)
 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.